
Renungan Harian 30 April 2022
LEMBAH KELAM Renungan Harian 30 April 2022
Habakuk 2:1-4
Habakuk 2:4. “Sesungguhnya, orang yang membusungkan dada, tidak lurus hatinya, tetapi orang yang benar itu akan hidup oleh percayanya.” Renungan Harian 30 April 2022
Waktu seseorang baru menerima Tuhan Yesus, pada umumnya mereka mengalami suatu grafik kehidupan yang naik tajam. Apa saja yang didoakan sepertinya instan terjawab. Namun, ada masa di mana doa sepertinya tidak dijawab dan jalan keluar sepertinya tidak terbuka. Biasanya, di titik inilah orang percaya kerap salah dalam meresponinya. Banyak yang lari dari Tuhan dan akibatnya kehidupan mereka justru akan makin turun. Padahal kadangkala kita diijinkan untuk terus berjalan melintasi lembah bersama Tuhan untuk dibawa-Nya naik ke puncak selanjutnya. Seorang hamba Tuhan pernah berkata, “Ikut Tuhan tidak nyaman, tetapi selalu aman. “ Renungan Harian 30 April 2022
Dari perikop bacaan kita hari ini, kita dapat belajar beberapa hal saat melewati lembah kelam kehidupan:
- Habakuk 2:1, ingatlah selalu, bahwa Tuhan itu setia. Saat sedih, boleh menangis, tetapi jangan tenggelam dalam kesedihan. Habakuk mengatakan, ia tetap menantikan Tuhan karena ia tahu, bahwa Tuhan itu setia. Ingatlah kembali masa-masa lalu saat kita di lembah dan Tuhan menunjukkan kesetiaan-Nya. Waktu kita berpikir Tuhan melupakan kita, maka kita sudah lupa siapa Tuhan itu.
- Jangan lupa, bahwa Ia adalah Tuhan yang memegang kendali (Habakuk 2:2). Jangan bandingkan hidup kita dengan orang lain karena poses dan fase hidup setiap orang berbeda. Jangan mencoba mempercepat waktu-Nya Tuhan. Habakuk 2:3 ‘saat’ di ayat ini menggunakan kata mow’ed artinya waktu yang tepat, tertentu, waktu yang telah dipilih secara ilahi di mana Allah menginjinkan sesuatu terjadi.
- Tetap bersukacita (Yakobus 1:2). Berkat Tuhan bagi orang percaya bukan soal uang atau sehat, tetapi melihat kehadiran Tuhan di setiap persoalan yang diijinkan kita alami, sehingga kita tetap mampu bersukacita. Ini adalah berkat!
Doa: “Tuhan Yesus, terima kasih untuk penyertaan-Mu, kasih-Mu dan kebaikan-Mu di semua musim kehidupan kami. Amin.”
Bacaan Setahun: 1 Samuel 13-14; Lukas 15:11-32.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
Tuhan Yesus mati dan bangkit kembali, semua orang.
GBI Pasir Koja 39 Bandung