
TERHORMAT
Amsal 14:29-35
Amsal 20:3. “Terhormatlah seseorang, jika ia menjauhi perbantahan, tetapi setiap orang bodoh membiarkan amarahnya meledak.”
Orang bijak adalah pembawa damai, bukan pembuat onar. Orang bijak tidak kesal sepanjang waktu karena masalah-masalah yang terjadi dengan orang lain. Mereka tidak mencari ribut dan tidak memusuhi orang lain.
Tetapi faktanya, setelah mengenal seseorang untuk waktu yang lama, Anda akan mendapati perilaku orang itu yang mengganggu dan kemudian Anda menyimpan informasi itu di alam bawah sadar. Hal itu biasanya berubah menjadi senjata untuk menyerang orang tersebut! Ketika orang itu mengatakan sesuatu yang menyakitkan, maka kemungkinan besar Anda akan memuntahkan isi pikiran Anda tentang perilaku orang tersebut. Kemudian akan meledakkan satu pertengkaran besar yang bisa terjadi kapan saja!
Apa yang dikatakan Alkitab tentang hal ini? Kebodohan! Anda tidak akan bisa memecahkan masalahnya. Itu juga tidak akan memperbaiki hubungan Anda dengan orang tersebut. Anda menyakitinya dan itu tidak bijak.
Ketika kita menggunakan cara yang tak sehat, tipu daya dan kepicikan dalam menjalin sebuah hubungan, bisa dipastikan hubungan itu tidak sehat. Lebih parah lagi, itu akan menyebabkan Anda berperilaku yang berlawanan dengan diri Anda yang sebenarnya. Itulah yang akan terjadi jika Anda kekurangan hikmat.
Pernahkah Anda mengatakan atau melakukan sesuatu yang bodoh karena kemarahan? Saat Anda marah, akal sehat Anda hilang, Anda mengatakan dan melakukan hal-hal bodoh yang sebenarnya itu mengalahkan diri Anda sendiri, Anda berada di wilayah yang berbahaya. Anda akan menyakiti orang lain dan diri Anda sendiri dengan kemarahan Anda sendiri.
Biarlah Roh Kudus menguasai sehingga Anda memiliki hikmat untuk melupakan keburukan orang. Jadilah orang bijak dan terhormat.
Ayat Bacaan Setahun: Yohanes 21:15-19, 1 Tesalonika 2:1-6, Yeremia 31:10-40, 2 Tawarikh 22-23
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, ajar aku menjadi orang yang bijak dan terhormat dalam hidup ini. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung