Renungan Harian, 29 Oktober 2019

PUAS

1 Timotius 6:6-11

1 Timotius 6:9, “Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.”

Socrates (469-399 SM), seorang filsuf Yunani kuno percaya, bahwa jika Anda sungguh-sungguh bijak, Anda tidak akan terobsesi oleh kekayaan. Untuk mempraktekkan apa yang ia khotbahkan secara ekstrem itu, ia bahkan menolak untuk mengenakan sepatu.

Socrates suka mengunjungi pasar, tetapi hanya memandang beraneka ragam pakaian yang dipamerkan dengan penuh kekaguman. Saat seorang teman bertanya mengapa ia demikian terpesona, ia menjawab: “Saya suka pergi ke sana dan menyadari betapa saya bahagia meski tak memiliki banyak hal yang ada di sana.”

Sikap di atas bertentangan dengan iklan yang terus-menerus menyerang mata dan telinga kita. Para pemasang iklan menghabiskan jutaan rupiah untuk mengatakan, bahwa kita takkan bahagia bila tidak memiliki produk terbaru mereka.

Rasul Paulus menasihati anak rohaninya, Timotius, bahwa melayani Allah membuat orang menjadi sangat kaya jika mereka telah merasa puas dengan yang dimilikinya. Ketika kita datang ke dunia, kita tidak membawa apa-apa. Jika kita mati, kita tidak akan membawa apa-apa. Jadi, jika kita mempunyai makanan dan pakaian, kita akan puas dengan itu. Orang yang ingin kaya, akan tergoda dan terperangkap, dan mulai menginginkan banyak hal yang sia-sia yang akan menyakiti diri sendiri. Hal itu merusak dan membinasakan orang. Mencintai uang adalah akar dari segala kejahatan. Beberapa orang telah meninggalkan ajaran yang benar sebab mereka ingin terus mencari uang dan akhirnya sangat menderita. Jika kita terpikat pada harta benda, Paulus memperingatkan, bahwa kita bisa melenceng dari iman dan frustrasi karena keinginan daging.

Marilah kita bertanya pada diri sendiri, “Hal-hal apakah yang meski tidak kumiliki tetapi tidak mengurangi kebahagiaanku?” Jawaban atas pertanyaan ini akan mengungkapkan banyak tentang hubungan kita dengan Tuhan dan kepuasan kita terhadap Dia.

Ayat Bacaan Setahun: 1 Petrus 4:12-19; 1 Timotius 6:2b-10; Ratapan 3:1-33; Ester 5-6

Doa: “Bapa di dalam nama  Yesus, aku mau selalu dekat dengan-Mu. Puas dengan kemuliaan-Mu. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …