Renungan Harian, 29 November 2018

MELAYANI YANG TAK TERLAYANI

Matius 20:20-28

Matius 20:28. “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

Sebuah artikel berjudul “Life Inside Hong Kong’s Coffin Cubicles” yang ditulis Sarah Stacke menceritakan foto-foto dari seorang fotografer Benny Lam. Foto-foto itu memotret sisi lain dari Hongkong. Sebagai negara maju dengan berbagai kemewahan dan kemajuan yang ditawarkan oleh Hongkong, menutupi kenyataan lebih dari 200 ribu jiwa tinggal di tempat-tempat yang sangat tidak layak. Dengan populasi yang besar tidak sebanding dengan luas wilayah yang dimiliki, menjadikan harga property melambung dan memaksa ratusan ribu warganya hanya mampu menyewa ruangan-ruangan sempit yang tidak layak dihuni.

Dalam foto-foto yang diabadikan oleh lensa Benny Lam, menceritakan pada dunia bagaimana orang-orang ini hidup di ruangan sempit berukuran kurang dari 15m persegi, menggambarkan dimana kloset, WC, dapur dan ranjang berada dalam satu ruangan. Beberapa bahkan hanya memiliki dinding dari kawat berjalin yang biasa digunakan untuk kandang ayam yang dihalangi tirai kain seadanya.

Hal yang sangat ironis seperti ini menunjukan adanya pengelolaan yang salah. Di satu sisi pembangunan untuk menampilkan Hongkong sebagai destinasi dengan segala fasilitas mewah yang ditawarkan dengan pelayanan kelas dunia. Tetapi di sisi yang sebaliknya. banyak dari para pekerja sebagai pelayan, pegawai atau security, setitik pun tidak menikmati kenyamanan dan pelayanan di kehidupan nyatanya. Bukankah seharusnya kemajuan bisa dirasakan oleh semua orang yang ada dan bersentuhan di dalamnya?

Pelayanan pada Tuhan seharusnya menjadi sukacita ketika semua orang yang terlibat mengalami dan menikmati pelayanan dari hati yang murni. Allah hadir bukan hanya minta dilayani, Ia menjadi contoh dan teladan dalam melayani manusia. Selamat melayani dan dilayani dalam Kristus. (NK).

Doa: “Kami mau meneladani-Mu untuk selalu melayani sesama kami, karena kasih-Mu telah melawat kami. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …