Renungan Harian (29 Maret 2016)

29PEMBAHARUAN PARA MURID

Yohanes 20:21-23

Yohanes 20:22. “Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: “Terimalah Roh Kudus.”

Pemberian Roh Kudus oleh Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya pada hari kebangkitan ini bukanlah baptisan dalam Roh Kudus sebagaimana dialami pada hari Pentakosta (Kis. 1:5; 2:4). Ungkapan “terimalah Roh Kudus” menetapkan, bahwa Roh Kudus pada saat historis itu masuk dan mulai hidup di dalam diri para murid. Bentuk kata kerja dari menerima (labete dari akar kata lambano) ini dalam bahasa Yunani adalah dalam bentuk aorist imperatif yang menunjuk kepada tindakan penerimaan yang sekali saja. Roh Kudus diberikan untuk memperbaharui mereka, menjadikan mereka ciptaan baru di dalam Yesus.

Sebelum peristiwa ini, sebenarnya para murid merupakan orang percaya dan pengikut Yesus yang sejati. Sekalipun demikian, mereka belum dibaharui dalam pengertian perjanjian baru. Baru pada saat inilah mereka memasuki masa perjanjian baru yang berlandaskan pada kematian dan kebangkitan Yesus. Anda dan saya dapat dengan jelas perbedaan hidup dan iman mereka sebelum dan sesudah mereka mengalami pembaruan lewat Roh Kudus

Penting untuk kita memahami dua pelayanan Roh Kudus. Para murid menerima Roh Kudus sebelum hari Pentakosta dimana mereka di diami dan dibaharui oleh Roh Kudus. Ini pun kita alami saat kita mengalami kelahiran baru. Roh kita didiami dan dibaharui oleh Roh Kudus. Pengalaman para murid di hari Pentakosta di mana mereka dibaptis oleh Roh Kudus ini merupakan pekerjaan Roh Kudus yang kedua dan khusus dalam diri mereka. Mereka dibabtis Roh Kudus dan menerima kuasa adikodrati yang memampukan mereka untuk menjadi saksi-saksi Kristus yang efektif bagi dunia. Setelah lahir baru dan menerima Roh Kudus, maka kita pun harus mengalami baptisan dalam Roh Kudus untuk memperoleh kuasa menjadi saksi-saksi-Nya (Kis. 1:5,8; Kis. 2:4).

Setiap orang yang dibaptiskan dalam Roh Kudus akan memiliki kerinduan yang sangat untuk menyenangkan Tuhan Yesus dengan segala cara, termasuk menaati firman-Nya dan memberitakan Injil Keselamatan. Mereka yang mengaku dipenuhi Roh Kudus tetapi hidup bertentangan dengan Roh Kekudusan, maka mereka sedang menipu dirinya.

Doa: “Terima kasih Tuhan Yesus, karena kebangkitan dan kenaikkan-Mu ke sorga membuat kami menerima Roh Kudus yang tidak hanya membaharui hidup kami, tetapi juga memberi kami kuasa untuk menjadi saksi-saksi-Mu.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …