Renungan Harian 29 Juni 2021

AMBIL ATAU BERI

Kisah Para Rasul 20:32-35

Kisah Para Rasul 20:35. Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.”

Suatu hari Nasrudin dan temannya berjalan di tepi sungai dan melihat seseorang sedang berpegang erat pada akar pohon supaya tidak terbawa arus.  Nasrudin mendatanginya, “Beri tanganmu supaya aku bantu.”  Namun, orang itu menolak.  Lalu Nasrudin bertanya, “Apa pekerjaanmu?”  Dijawab, “Pemungut pajak.”  Lalu Nasrudin berkata, “Aku beri tanganku, ambil dan pegang erat.”  Orang itu setuju.  Nasrudin berkata pada temannya, “Pemungut pajak bicara dengan bahasa ‘ambil’ bukan ‘beri.’”  Apa bahasa Anda?

Dalam kehidupan ada orang yang memberi (givers) ada yang mengambil (takers).  Para “pengambil” selalu bertanya, “Apa yang bisa orang lakukan untuk aku?”  Sedangkan para “pemberi” bertanya, “Apa yang bisa saya lakukan untuk kamu?”  Orang-orang yang narsistik dan paranoid termasuk dalam golongan “pengambil,” dan mereka jarang menjadi orang yang berhasil dalam dunia kerja.

Menurut penelitian, para “pemberi” ini memang nampak rugi karena berkorban. Namun, mereka berperan penting dalam memajukan organisasi.  Mereka adalah dosen yang mau berbagi ilmu, dokter yang rela tidak tidur, dan karyawan yang tulus bekerja.  Mereka orang-orang yang dicari dan dipertahankan.  Walaupun para pemberi ini kadang ada di urutan bawah, karena rela berkorban tanpa menuntut, tetapi jenis ini juga menduduki tingkatan atas di perusahaan, universitas dll.

Bagaimana menjadi pemberi? Anda hanya perlu mencari cara-cara sederhana untuk membawa nilai tambah bagi kehidupan orang lain.

Orang yang paling bahagia adalah pemberi, bukan pengambil. Pengambil mungkin makan lebih  enak, tetapi pemberi  tidur lebih  nyenyak.

Doa: “Bapa, beri aku hati sebagai pemberi. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Bacaan Setahun: Lukas 24:13-35; I Korintus 14:20-25; Yesaya 5:8-30; Rut 1-2.

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …