
MENEMBUS BATAS
Kolose 3:1-17
Kolose 3:17. “Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.”
Kehidupan dan pola pikir manusia di dunia dibatasi ruang dan waktu sesuai dengan hukum alam. Segala sesuatu yang di luar batas pikiran manusia seringkali tidak pernah terpikirkan sama sekali.
Bila kita berpikir tidak perlu untuk memikirkan segala yang di luar batas pikiran kita, maka kita sebagai orang Kristen melakukan kesalahan yang besar dan pasti akan menyesal di kemudian hari.
Kitab Kolose 3 membuka cakrawala berpikir kita untuk mampu menembus batas ke sorga. Hal ini hanya dimungkinkan karena kita mempercayai kematian dan kebangkitan Kristus. Ada dua kata kunci dalam ayat ini yaitu “carilah dan pikirkanlah”.
Mungkinkah kita mencari dan memikirkan perkara yang kekal padahal kita belum pernah melihat dan mengalaminya? Mengapa kita harus susah mencari dan berpikir tentang perkara di atas padahal masih banyak persoalan di dunia yang belum kita selesaikan? Alasannya karena kebangkitan dan kenaikan Kristus ke sorga telah membawa hidup orang beriman untuk memikirkan dan mencari perkara yang di atas, yang bernilai kekekalan. Ini merupakan suatu perubahan pola pikir dan pola hidup yang sangat radikal di mana belum tentu semua orang mau menjalaninya. Oleh sebab itu, ada suatu ketentuan agar pencarian dan berpikir kita sampai kepada hal-hal di atas yaitu kekekalan. Syaratnya yaitu mematikan dan membuang segala hal yang berbau duniawi. Semua yang kelihatan nikmat saat ini tetapi tidak punya nilai abadi.
Siapkah kita memasuki pola pikir yang baru bersama Kristus? Ingat Kolose 3:3-4. Inilah posisi hidup kita saat ini dan di kekekalan bersama Kristus.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, tolong aku bisa melakukan perkara yang bernilai kekal. Amin.”
Bacaan Setahun: Lukas 24:13-35; I Korintus 14:20-25; Yesaya 5:8-30; Rut 1-2
GBI Pasir Koja 39 Bandung