
APA PUN YANG TERJADI
Lukas 9:57-62
Lukas 9:57. “Ketika Yesus dan murid-murid-Nya melanjutkan perjalanan mereka, berkatalah seorang di tengah jalan kepada Yesus: “Aku akan mengikut Engkau, ke mana saja Engkau pergi.”
Bacaan hari ini bercerita tentang reaksi Yesus terhadap keputusan para murid yang bertekad mengikut-Nya. Panggilan melayani Tuhan tidak terjadi dengan sendirinya. Itu bukan kehendak manusia. Panggilan terjadi karena Tuhan menghendakinya. Tuhan yang memilih dan mengutus tiap orang untuk terlibat dalam karya-Nya. Panggilan melayani Tuhan merupakan anugerah yang diberikan seturut kehendak-Nya. Karena itu, setiap orang yang dipanggil dalam pelayanan harus menyatakan kerelaan tanpa paksaan karena panggilan pelayanan tersebut adalah kesempatan yang dianugerahkan Tuhan.
Pengakuan mengikut Yesus bukan hanya berarti kesediaan mengikut-Nya, tetapi menerima semua konsekuensi saat mengikut-Nya dengan sikap teguh dan tidak goyah, meskipun kenyataan tidak sesuai harapan. Panggilan mengikut Yesus berarti kesediaan melepaskan diri dari segala keterikatan pada hidup yang lama, menyangkal diri, dan memberi diri bagi pelayanan. Pengakuan mengikut Yesus berarti kesediaan memberi hidup, waktu, tenaga, juga pikiran bagi Tuhan. Ibarat petani yang membajak, ia memfokuskan pandangannya pada tujuan. Ia tidak boleh menoleh ke belakang lagi.
Melalui nats di atas, kita melihat bahwa ketika Tuhan memilih dan mengutus, kita tidak perlu banyak bertanya. Sebaliknya, responilah panggilan itu dan jalanilah dengan sukacita, kita harus fokus kepada Yesus dan siap menerima segala konsekuensinya.
Ayat Bacaan: Matius 14:22-36; Kisah Para Rasul 8:14-25; Mazmur 14-15; Kejadian 48
Doa: “Tuhan Yesus, biarlah dengan anugerah-Mu pimpinlah kami untuk mengikuti-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung