
PEDULI? SEJAUH MANA?
Lukas 10:25-37
Lukas 10:37. “Jawab orang itu: “Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya.” Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, dan perbuatlah demikian!”
Jackie Pullinger adalah seorang misionaris wanita dari Inggris yang datang ke Hongkong dan melayani di sebuah kawasan tempat berkumpulnya para triad, prostitusi dan narkoba. Ketika baru memulai pelayanan, ia mengalami banyak sekali aniaya dan orang-orang di sana tidak percaya kepadanya maupun kepada Injil yang ia beritakan.
Setelah sekian lama dan banyaknya aniaya, ia akhirnya mendapatkan pengakuan dari orang local, bahwa ada banyak yang datang dengan judul pelayanan di mana mereka hanya datang membawa beberapa barang lalu berfoto kemudian merasa puas dan menganggap dirinya telah melakukan pelayanan. Mereka tidak sungguh-sungguh peduli maupun mengasihi orang yang mereka layani.
Kisah tersebut mengingatkan saya terhadap orang-orang yang datang dengan berbagai ide pelayanan seperti mengunjungi panti asuhan dan panti jompo, membagikan makanan di kolong-kolong jembatan, dan mengirimkan sembako sambil mengunjungi lokasi bencana alam. Meskipun terdengar baik, tetapi belum sepenuhnya mewakili teladan pelayanan yang diajarkan Yesus melalui perumpamaan orang Samaria yang baik hati.
Pertanyaannya adalah setelah itu apa? Sejauh mana kita mau melayani mereka? Berapa besar pengorbanan yang mau kita berikan selain sekadar berfoto bersama?
Yesus mengajarkan untuk melakukan pelayanan seperti orang Samaria di mana ia menuntaskan pelayanannya. Banyak orang yang perlu dirawat dan disembuhkan, bukan hanya sekedar diberi obat penahan sakit atau tempelan plester yang tidak memulihkan. Mari kita menuntaskan tugas pelayanan kita, sehingga bukan hanya penilaian baik yang kita dapatkan, tetapi juga tuntas dan menyeluruh. (NK).
Doa: “Tuhan Yesus, kami rindu untuk meneladani-Mu dalam mengasihi, dengan pelayanan yang tuntas dan menyeluruh. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung