
MENGUATKAN OTOT UCAPAN SYUKUR
Amsal 3
1 Tesalonika 5:18. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
“Rahasia kebahagiaan adalah menghitung berkat-berkat Anda di saat orang lain menjumlahkan masalah mereka.” William Penn.
Saat membaca firman Tuhan ada ratusan ayat yang mengatakan kepada kita untuk mengucap syukur atau memberi pujian kepada Allah. Di luar Alkitab, Anda akan menemukan banyak artikel dan penelitian yang menyatakan keuntungan-keuntungan yang dapat diperoleh dengan menjadi orang yang bersyukur. Orang-orang yang bersyukur diketahui memiliki tingkat depresi yang lebih rendah, memperoleh nilai yang lebih baik di sekolah, tidur lebih nyenyak, tetap sehat, memiliki hubungan persahabatan yang dalam dan memiliki penampilan lebih cerah. Pada dasarnya, bersyukur itu baik untuk Anda.
Hidup sebagai orang yang bersyukur adalah kehendak Allah untuk hidup kita. Allah tahu sebelum awal mula waktu bagaimana rasa syukur yang positif dapat mempengaruhi kita. Jadi, entah hidup Anda berjalan lancar atau terasa seperti sedang berjalan di atas batu, tambahkan kebiasaan bersyukur setiap hari dalam hidup Anda.
Sangatlah penting untuk menjadikan bersyukur sebagai kebiasaan agar pada saat badai kehidupan menerpa, kita tahu bagaimana melewati perairan yang ganas itu. Dan bagian dari hal ini adalah mempercayai Allah dan bahkan memilih untuk bersyukur saat kita tidak mengerti keadaan dunia di sekitar kita.
Ucapkan terimakasih maka kita dapat melihat karunia-karunia dan berkat-berkat dalam hidup kita, Setiap hari berterimakasihlah kepada Tuhan, pasangan hidup Anda, anak-anak Anda, teman dekat Anda, Gembala atau pembina rohani Anda atau seseorang untuk suatu hal. Saat kita menguatkan otot ucapan syukur, itu bukanlah suatu hal yang kita harus pikirkan lagi tetapi itu menjadi hal yang alami seperti halnya bernapas.
Doa: “Kami mau melatih diri kami untuk senantiasa bersyukur kepada-Mu, ya Allah. Amin.”
Bacaan Setahun:Wahyu 20:7-15; Ibrani 13:1-8; Daniel 11:2-20; Maleakhi 1.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung