Renungan Harian 29 Desember 2020

INTERVENSI ALLAH

Kisah Para Rasul 2:29-40

Kisah Para Rasul 2:39. “ Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita.”

Menurut sebuah legenda, Iblis dan setan-setannya sedang mengadakan pesta Natal. Ketika roh-roh jahat yang hadir mulai beranjak pulang, salah satu di antaranya menyeringai dan berkata kepada Iblis, “Selamat Natal, Tuanku Raja.” Raja menanggapinya dengan berkata, “Ya, upayakan agar manusia hanya bergembira ria dan bersenang-senang pada saat Natal. Jika manusia memaknai Natal dengan sungguh-sungguh, kita semua akan mengalami kesulitan.”

Semestinyalah kita memaknai perayaan Natal itu dengan sungguh-sunguh. Natal merupakan saat kedatangan Allah ke dalam dunia. Natal merupakan intervensi Allah yang hadir di tengah-tengah manusia.

Kata “intervensi” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai: “campur tangan dalam perselisihan antara dua pihak (orang, golongan, negara, dsb)”. Jadi, intervensi ialah suatu tindakan yang diambil atau dilakukan oleh pihak ketiga terhadap pihak-pihak yang sedang menghadapi masalah atau sedang bermasalah.

Marilah memahami, bahwa Natal bukan suatu kebetulan tetapi intervensi Allah dalam sejarah hidup manusia. Natal adalah rencana Allah yang agung, bukan sesuatu yang terjadi terpaksa, dan Kristus merelakan diri-Nya menjadi sama dengan manusia, sehingga di dalam kerangka penebusan untuk menolong manusia menjadi sama dengan manusialah Dia harus lahir sebagai manusia.

Oleh karena itu, penting untuk kita pikirkan sikap sejati bagaimana menyikapi Natal itu. Natal harus kita sikapi di dalam kesungguhan yang penuh, dan menangkap inti-sarinya. Jangan terjebak kulit atau fenomena. Natal adalah penggenapan janji yang sudah dikatakan jauh sebelumnya, dan tercatat di Alkitab. Maka, ini boleh menjadi peringatan penting bagi kita bagaimana hidup takut akan Dia, dan melakukan kehendak-Nya.

Doa: “Bapa, kami mau memaknai Natal dengan benar. Kami mau hidup takut akan Engkau dan melakukan firman-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

Bacaan Setahun: Wahyu 20:7-15; Ibrani 13:1-8; Daniel 11:2-20; Maleakhi 1.

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …