Roma 12:1-2
Roma 12:2. “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”
Pengalaman saya dan beberapa orang teman, ketika kami hendak masuk ke dalam suatu pelayanan atau komitmen baru dalam Tuhan, seringkali kami seolah-olah tiba-tiba ditimpa masalah dan dihadang berbagai tantangan yang membuat kami merasa, “Ikut Tuhan kok malah tambah masalah hidup ya?”
Tidak setiap orang pantas dan layak berada bersama dengan Tuhan di bukit Sion. Bukan setiap orang yang berseru “Tuhan, Tuhan”, melainkan yang melakukan kehendak Bapa di Sorga (Matius 7:21-23). Hanya orang yang dikenal dan dikenan Tuhan saja yang akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
Tujuan Kristus datang ke dunia ini bukan hanya untuk menyelamatkan manusia saja tetapi juga menyiapkan dan membentuk orang-orang percaya untuk menjadi orang yang layak sebagai “mempelai” yang sepadan dan mempunyai karakter yang serupa dengan Kristus. Dengan demikian, hendaknya tujuan kita pun adalah menuju kepada keserupaan dengan Kristus.
Dalam perjalanan menuju ke sana (keserupaan dengan Kristus), kita seringkali ditempa oleh berbagai pengalaman hidup untuk mengikis dan mengasah karakter kita. Mungkin kita akan bertemu dengan orang-orang yang menyulitkan kita, entah itu pasangan hidup kita, anak kita, teman sepelayanan atau rekan sekerja – “Besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya.” (Amsal 27:17). Mungkin kita akan menghadapi berbagai masalah dan kesulitan – “Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.” (Ayub 23:10).
Jadi, ketika kita mengalami hal yang mungkin tidak mengenakkan, tetap pegang Janji-Nya, tetap bertekun dalam Firman-Nya, nantikanlah pembentukan Tuhan dalam hidup kita. Kita harus berubah, dan dengan pertolongan Roh Kudus kita akan berubah.
Doa: “Terima kasih Tuhan Yesus, untuk semua hal yang Engkau ijinkan terjadi bagiku agar aku semakin lagi dibentuk menjadi serupa dengan-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
