KERUGIAN GANDA
Efesus 4:30-32
Efesus 4:32. “Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.”
Ungkapan tentang pengampunan adalah salah satu hadiah terbaik yang dapat kita berikan kepada diri kita sendiri sangatlah benar. Mengapa? Karena dengan mengampuni, tubuh, jiwa, dan roh kita terbebas dari siksaan rasa benci dan dendam. Pikiran, perasaan dan kehendak kita tidak lagi dipenuhi oleh emosi negatif yang akan merusak roh kita dan dapat membahayakan tubuh dan nyawa kita.
Banyak persoalan atau pertikaian dimulai dari hal yang sepele. Sebagai contoh dua keluarga harus bertikai karena permasalahan anak-anak yang saling mengolok dan mengadu ke orang tua, selanjutnya seperti yang mungkin Anda ketahui akhirnya dari persoalan sepele anak-anak mengakibatkan dua keluarga saling bertikai, bermusuhan, tidak saling menyapa. Tidak lama kemudian anak-anak sudah bermain bersama kembali, dan orang tua masih tetap bermusuhan, rugi bukan?
Firman Tuhan mengajarkan kepada kita untuk ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, karena kita telah diampuni terlebih dulu oleh Kristus. Jika kita menyebut diri kita sebagai pengikut Kristus dan ingin menjadi orang yang berkenan di mata Tuhan, kita harus memiliki hati dan jiwa yang besar. Ini ditunjukkan melalui sikap kita yang mau mengampuni orang-orang yang telah menyakiti kita.
Memaafkan memang tidak dapat mengubah apa yang sudah terjadi di masa lalu, namun akan melapangkan jalan kita ke masa depan. Kebencian dan sikap tidak mau mengampuni sebenarnya sedang menutup jalan untuk masa depan kita sendiri, dan menutup pintu berkat kita. Mengampuni adalah tindakan aktif, karenanya bangkit dan hampiri seteru Anda dan ampuni serta doakan. Selamat mengampuni! (NK).
Doa: “Bapa, kami mau mengampuni mereka yang bersalah kepada kami, karena kami sendiri pun telah menerima pengampunan dari pada-Mu. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung