Renungan Harian (29 Agustus 2015)

RUNTUHNYA-SEBUAH-KESAKSIANRUNTUHNYA SEBUAH KESAKSIAN

Filipi 4:2-7

Filipi 4:2 “Euodia kunasihati dan Sintikhe kunasihati, supaya sehati sepikir dalam Tuhan.”

Dalam sebuah acara di televisi, saya pernah menyaksikan bagaimana sebuah gedung dihancurkan dalam waktu yang singkat. Wow, saya pun bergumam, “Memang lebih mudah untuk merobohkan daripada membangun.” Hal ini pun berlaku dalam hubungan antar pribadi, baik di rumah tangga, masyarakat apalagi gereja.

Pada Filipi 4:2, Paulus menulis kepada dua wanita di jemaat tersebut, “Euodia kunasihati dan Sintikhe kunasihati, supaya sehati sepikir dalam Tuhan.” Jika tidak segera diselesaikan, maka bisa saja perselisihan paham antara keduanya dapat meruntuhkan kesaksian jemaat Filipi. Kita pasti pernah berbeda pendapat dan berselisih dengan orang lain, tetapi sebagai orang Kristen, Allah ingin agar kita berusaha untuk hidup dalam perdamaian dengan semua orang (Roma 12:18).

Jika konflik yang terjadi tidak kita selesaikan secara dewasa di dalam kasih Tuhan, maka kesaksian kita sebagai gereja Tuhan yang dibangun dengan kerja keras, dapat hancur. Akan diperlukan banyak upaya dan waktu untuk memulihkan kembali sebuah kesaksian yang telah runtuh. Oleh sebab itu, umat Tuhan harus senantiasa berupaya untuk saling membangun melalui perkataan dan tindakan kita yang dilandasi oleh kerendahan hati dan kasih Allah.

Ingat, bahwa musuh kita yang sebenarnya adalah Iblis, yang akan senantiasa berusaha untuk merusak gereja, yang adalah mempelai Kristus, melalui keduniawian dan pertikaian. Hati-hati dan jangan biarkan ia memperdaya kita. Sehati sepikir dan hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang, terutama dengan saudara-saudara kita seiman.

Doa: “Ya Allah, biarlah kami senantiasa hidup dalam damai dengan semua orang. Ketika ada konflik, ajar kami untuk merendahkan diri dan menyelesaikannya dengan kasih Kristus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …