Renungan Harian (28 Oktober 2015)

28MENGALAHKAN IBLIS

Matius 4:1-11

1 Korintus 10:13. “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”

Adalah tujuan Setan untuk mencuri benih kebenaran dari hati Anda dengan mengirimkan godaan-godaan dalam pikiran Anda yang dapat membuat Anda kemudian jatuh ke dalam dosa. Jika hal ini terjadi, maka Anda dapat memastikan bahwa iblis menganggap Anda seorang cukup Kristen yang cukup baik untuk dijadikan sebagai target.

Satu hal yang perlu Anda selalu Anda ingat adalah, bahwa ada perbedaan antara orang Kristen dan non-Kristen, yaitu: meskipun mereka berdua mungkin memiliki pikiran yang baik dan jahat, tetapi Kristus telah memberikan kita kekuatan-Nya untuk memilih yang tepat, yaitu memelihara pikiran yang baik dan mengenyahkan dengan segera pikiran yang salah. Ia telah memberikan kita Roh Kudus yang akan mengingatkan kita untuk hidup sesuai dengan kehendak Allah.

Saat Anda melihat seseorang pergi ke pertemuan doa, tentulah karena ia memilih untuk pergi ke sana, meski sesungguhnya ia juga tergoda dengan pikiran yang mengatakan untuk tinggal di rumah, pergi bowling, atau untuk kegiatan lain. Sementara seorang lain yang berjalan menuju bar, tidak diragukan lagi itu karena dia menyerah pada pikiran kedagingannya dan menyerah pada nafsunya rendah.

Jadi yang menjadi letak masalahnya bukan pada godaan yang Iblis panahkan pada pikiran Anda, tetapi keputusan yang Anda buat tentang godaan tersebutlah yang menentukan. Setiap waktu, Anda akan dihadapkan pada keputusan-keputusan, apakah Anda akan menyerah kepada jerat Iblis atau memilih untuk mengenyahkannya dengan menjatuhkan pilihan untuk melakukan kehendak Allah. Yang manakah yang menjadi pilihan Anda?

Doa: “Roh Kudus, kami mau taat akan pimpinan-Mu. Kami mau memilih untuk selalu hidup sesuai dengan kehendak Bapa. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …