Renungan Harian 28 November 2020

MAHKOTA SUKACITA

1 Tesalonika 2:1-20

1 Tesalonika 2:19. Sebab siapakah pengharapan kami atau sukacita kami atau mahkota kemegahan kami di hadapan Yesus, Tuhan kita, pada waktu kedatangan-Nya, kalau bukan kamu?

Mahkota Sukacita akan diberikan oleh Tuhan Yesus kepada seseorang yang melakukan tugas penginjilan. Pemberita Injil seperti apakah yang bakal memperoleh mahkota sukacita? Allah telah mempercayakan Injil kepada kita, maka tugas kita adalah memberitakannya dengan berani dan setia.     Rasul Paulus, seorang penginjil yang berani dan setia. Perjuangan pelayanannya berat, penuh dengan penderitaan. Semua dia lakukan untuk menyukakan hati Allah dan menyelamatkan manusia berdosa.

Tugas selanjutnya berperan sebagai bapak dan ibu rohani bagi jiwa baru.  Orang Kristen baru merupakan bayi-bayi rohani yang membutuhkan bapak dan ibu asuh agar bisa bertumbuh dewasa di dalam Kristus.

Seorang ibu rohani harus memiliki sifat kasih dan sabar dalam melayani mereka. Sebagai bapak rohani harus memperhatikan, mendidik, mendisiplin dan menguatkan mereka agar tetap setia hidup di dalam Kristus meskipun harus pikul salib. Kita terus mendampingi jiwa baru saat mereka hidup menderita karena iman mereka kepada Tuhan Yesus.

Inilah yang dilakukan Rasul Paulus kepada jemaat Tesalonika. Meskipun dirinya berada dalam penjara tetapi Timotius dan Silwanus telah mewakili Rasul Paulus untuk menguatkan jemaat saat menderita aniaya karena iman kepada Kristus.

Rasul Paulus sebagai penginjil, perintis jemaat dan gembala jemaat berani berkata di hadapan takhta pengadilan Kristus, bahwa jiwa-jiwa yang telah dimenangkannya merupakan mahkota sukacita dirinya di hadapan Allah.

Tunaikanlah tugas pemberitaan Injil dengan setia sampai akhir hidup kita. Jangan puas dengan jumlah dan hasil yang telah kita dapatkan, tetapi laksanakan tugas penginjilan sebagai kepercayaan Allah kepada kita. Mahkota sukacita harus memotivasi kita untuk melakukan tugas panggilan kita dengan setia dan berani dengan tujuan kemuliaan Allah.

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau setia dan berani memberitakan Injil kerajaan-Mu. Amin.”

Bacaan Setahun: Yudas 1:1-7; Ibrani 3:7-12; Yehezkiel 27; Mikha 2

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …