Filipi 4:8-9
Filipi 4:8. “Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.”
Seorang bernama William Addis yang berasal dari Inggris mendekam di penjara. Tubuhnya berada di penjara tetapi pikirannya tidak terpenjara dan menghasilkan karya yang luar biasa yang sampai sekarang digunakan hampir setiap orang. Penemu sikat gigi modern ini menggunakan tulang yang dilubanginya kecil-kecil, kemudian mengisinya dengan bulu binatang dan mengelemnya menjadi satu.
William kemudian menjadi jutawan pada tahun 1938 setelah idenya dikembangkan menjadi sikat gigi berbulu nilon dan diproduksi oleh perusahan Amerika Serikat bernama “Du Pont“.
Secara fisik William berada di penjara dan di lingkungan yang tidak memungkinkan untuk melakukan penemuan yang luar biasa, tetapi pikirannya tidak terhalang oleh situasi dan keadaan mengekangnya. Sementara banyak orang yang tidak di penjara tetapi seringkali memenjarankan pikirannya sendiri. Penjara itu berupa kata-kata: “Tidak bisa“, “Tidak mungkin“, “Tidak berani“, “Tidak mau“, “Tidak akan berhasil“ dan kata-kata “Tidak“ lainnya, yang seringkali menjadi penghalang untuk berkembang.
Nasihat Paulus kepada jemaat di Filipi supaya mereka tidak mengisi pikiran mereka dengan hal-hal berbau kata TIDAK dan NEGATIF tetapi memerdekan pikiran dengan memikirkan hal-hal yang POSITIF. Jangan ijinkan keadaan apapun memenjarankan pikiran kita.
Pikiran positif adalah hasil dari iman kepada Allah. Keyakinan kepada Allah yang tak terbatas itu kemudian memproduksi cara berpikir benar dan positif, sehingga dalam kondisi yang serba tidak memungkinkan pun, kita bisa tetap menghasilkan hal terbaik. (NK).
Doa: “Terimakasih Tuhan atas nasihat indah yang boleh saya renungkan dan boleh saya lakukan. Tuhan sumber damai sejahtera akan menyertai kehidupan saya dan perubahan demi perubahan ke arah positif bisa menjadi nyata dalam kehidupan saya. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
