1 Yohanes 4:1-6
1 Korintus 12:10b. “…… dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh.”
Apa yang dimaksud dengan membedakan roh? Ada dua pengertian yang bertalian dengan membedakan roh ini:
- Membedakan apakah suatu karunia yang sedang disampaikan seseorang dalam pertemuan jemaat itu betul-betul karunia dari Roh Kudus atau bukan. Karena karunia-karunia roh bisa saja dipalsukan, baik oleh Iblis atau oleh pribadi orang itu sendiri. Tidak semua orang yang berbahasa roh atau bernubuat benar-benar melakukannya oleh karena dorongan Roh Kudus. Orang yang tidak dewasa, masih dalam pencarian nilai diri, dan ingin mendapat pengakuan, bahwa ia hebat dapat saja memalsukan karunia-karunia roh. Di sinilah dibutuhkan karunia untuk membedakan roh, agar orang-orang benar-benar manifestasikan karunia Roh Kudus karena dorongan Roh, sehingga jemaat dapat dibangun dan berujung pada kemuliaan Allah. Memang kita tidak boleh menganggap rendah nubuatan, tetapi kita juga tetap harus menguji segala sesuatu (1 Tes. 5:19-21; 1 Yoh. 4:1).
- Membedakan spirit/gairah yang mendorong seseorang mengatakan atau melakukan sesuatu. Atau dapat membedakan sebuah fenomena spiritual yang terjadi, apakah fenomena itu datang dari Tuhan atau bukan. Seseorang yang mengerti kebenaran firman Tuhan, memiliki nurani yang bersih, rendah hati, biasa jujur baik terhadap Tuhan maupun dirinya sendiri, serta dapat menggunakan logika dengan benar, biasanya akan memiliki kemampuan untuk membedakan roh.
Mari kita hidup jujur di hadapan Tuhan dan manusia, milikilah hati yang murni, melekat kepada Allah dan mengisi pikiran kita dengan kebenaran firman Tuhan, sehingga kita akan dapat menguji segala sesuatu dengan tepat dan pada akhirnya dapat membedakan suatu karunia yang dimanifestasikan itu berasal dari Allah atau bukan. Dengan demikian kita akan terhindarkan dari pengajaran-pengajaran yang salah atau nabi-nabi palsu.
Doa: “Kami mau senantiasa mengisi pikiran kami dengan firman-Mu dan memiliki hati yang tulus murni, agar kami dapat terhindar dari nabi-nabi palsu yang bukan dari berasal dari pada-Mu, ya Allah. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
