
Renungan Harian 28 Maret 2022
MENABUR DAN TIDAK AKAN SIA-SIA Renungan Harian 28 Maret 2022
1 Raja-raja 9:1-9
1 Raja-raja 9:1-2. Ketika Salomo selesai mendirikan rumah TUHAN dan istana raja dan membuat segala yang diinginkannya, maka TUHAN menampakkan diri kepada Salomo untuk kedua kalinya seperti Ia sudah menampakkan diri kepadanya di Gibeon. Renungan Harian 28 Maret 2022
Semua petani bekerja keras dengan harapan dapat menuai hasil yang terbaik. Memang tidak dapat disangkali, bahwa dalam setiap taburan benih, kita biasanya mengharapkan buah terbaik, tetapi kadangkala hasilnya mengecewakan. Mengapa bisa demikian? Mari kita belajar dari kisah Raja Salomo. Ketika selesai membangun rumah Tuhan dan istana raja serta apa saja yang diinginkannya, Tuhan langsung menampakkan diri kepadanya. Sungguh luar biasa bukan? Setelah Raja Salomo selesai menabur dalam pembangunan rumah Tuhan, Tuhan menyatakan diri-Nya kepada Salomo.
Tuhan mengatakan kepada Salomo semua doanya telah didengar tanpa terkecuali, bahkan lebih lanjut Tuhan menjanjikan bahwa mata dan hati-Nya akan ada di tempat itu sepanjang masa. Dapat kita lihat bahwa ketika kita sudah menabur dengan hati tulus ikhlas, maka mata dan hati Tuhan tetap ada bersama kita sepanjang masa. Bahkan, disertai dengan berkat-berkat lainnya asalkan kita tetap memegang janji-janji-Nya dan melakukannya dengan setia. Ini merupakan kunci bila kita mengharapkan buah terbaik dalam setiap taburan benih.
Oleh sebab itu, janganlah berhenti untuk menabur. Percaya kepada janji dan penyertaan-Nya dalam hidup kita. Bukankah Tuhan tidak pernah ingkar janji? Bukankah penyertaan-Nya dalam hidup merupakan jaminan terbaik bagi kita? Ketika Tuhan menyertai, maka tidak ada hal lain yang tidak dapat Ia lakukan untuk kita. Tuhan mengerti kebutuhan kita.
Beginilah hal Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah, lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau menabur dengan tulus, karena aku percaya janji-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Ulangan 18-20; Lukas 1:39-56.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.
GBI Pasir Koja 39 Bandung