SENYUM DAN BELAS KASIHAN
Amsal 19:17
Amsal 19:17. “Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu.”
Pagi yang dingin, ketika seorang ibu mengajak suami dan anaknya ke sebuah gerai ayam siap saji, sang ibu masuk antrian, sementara suami dan anaknya mencari tempat duduk. Saat mengantri, mendadak orang menyingkir keluar antrian. Ketika ibu berbalik, tercium “bau badan kotor” yang menyengat. Tepat di belakangnya berdiri dua pria tunawisma yang sangat dekil. Pria pertama mengangguk seolah meminta kehadirannya diterima. Pria kedua memainkan tangannya dengan gerakan aneh, pertanda menderita kelainan mental.
Ibu mempersilakan mereka memesan duluan. Pria itu memesan secangkir kopi. Dari koin yang terkumpul, hanya itu yang mampu mereka beli. Sudah menjadi aturan, jika duduk di restoran, orang harus membeli sesuatu. Tampaknya mereka ingin menghangatkan badan. Ibu sangat iba, matanya mengikuti langkah kedua pria yang duduk jauh dari pengunjung lain. Ibu membeli dua paket makan pagi di luar pesanan keluarga. Ia berjalan ke tempat dua pria duduk, menaruh nampan di meja, lalu meletakkan tangan di atas punggung tangan dingin pria itu, sambil berkata, “Makanan ini saya pesan untuk kalian.” Dengan mata berkaca-kaca, pria itu berkata, “Terima kasih, Bu.” Ibu menepuk bahu pria itu, “Sebenarnya bukan saya yang melakukan. Tuhan telah membisikkan sesuatu ke telinga saya untuk menyampaikan makanan ini kepada kalian.” Pria itu memeluk temannya dan terisak.
Saat makan, dimulai dari tamu yang akan meninggalkan restoran, disusul beberapa tamu lainnya, satu persatu menghampiri meja ibu, sekedar berjabat tangan. Seorang bapak menyalami ibu dan berkata, “Jika suatu saat diberi kesempatan oleh-Nya, saya akan melakukan hal yang sama.” Saat kita berbagi senyum dengan hati, berbagi kasih dengan orang susah, Tuhan pun tersenyum; dan kita akan melihat betapa dahsyat dampak yang ditimbulkannya. (NK).
Doa: “Tuhan Allah, beri kami belas kasihan-Mu, agar kami mampu mengasihi dan melakukan sesuatu bagi orang yang sedang membutuhkan pertolongan. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung