Renungan Harian 28 Juli 2022

Renungan Harian 28 Juli 2022 - SETIA TANPA PAMRIH – Sikap seseorang dalam kesetiaan terlihat saat ia mengalami tekanan. Hal ini sangat jelas

Renungan Harian 28 Juli 2022

SETIA TANPA PAMRIH Renungan Harian 28 Juli 2022

 

2 Samuel 2:1-7

2 Samuel 2:6. Oleh sebab itu, TUHAN kiranya menunjukkan kasih dan setia-Nya kepadamu. Akupun akan berbuat kebaikan yang sama kepadamu, karena kamu telah melakukan hal yang demikian. Renungan Harian 28 Juli 2022

Sikap seseorang dalam kesetiaan terlihat saat ia mengalami tekanan. Hal ini sangat jelas di dalam diri Daud, yaitu bagaimana ia menunjukkan sikap loyalitas atau setia terhadap pemimpinnya dan orang-orang yang membelanya.  Sikap setianya terbukti ketika Daud menangisi kematian Saul dan Yonathan serta memberkati masyarakat Yabesy-Gilead yang menguburkan mayat mereka. Daud pun siap memimpin bangsanya dengan sikap setianya.

Sikap kesetiaan seperti ini sangat sulit diterima akal sehat, bagaimana mungkin Daud masih bisa tetap setia terhadap seorang pemimpin yang membenci dan mau membunuhnya? Sedikit pun Daud tidak menunjukkan sikap ingin membalas dendam. Ia tetap setia kepada raja dan bangsanya, terutama kepada Allahnya. Hal ini hanya bisa terjadi apabila hidup kita sepenuhnya berada di bawah kendali Tuhan sebagai pemimpinnya. Kesetiaanya bukti penyertaan Tuhan dalam hidupnya. Ia percaya, Tuhan akan menolong dan memberkatinya. Ketika Tuhan mengarahkan jalan, maka kita akan mengerti apa yang harus kita lakukan dan bagaimana harus bersikap.

Inilah yang diharapkan Tuhan Yesus dari murid-murid-Nya, yaitu agar tetap memiliki sikap setia. Tuhan Yesus mengharapkan dari kita agar tetap setia kepada-Nya, apa pun keadaannya. Kita percaya, bahwa Tuhan Yesus telah mempunyai rencana indah dalam hidup kita. Oleh sebab itu, ketika Dia mengharapkan kesetiaan, maka sebaiknya kita melakukannya.

Tuhan mengetahui rancangan-rancangan orang berhikmat; sesungguhnya semuanya sia-sia belaka. Karena itu, janganlah ada orang yang memegahkan dirinya karena kita adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah. Teruslah setia kepada-Nya.

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau setia kepada-Mu. Hidup dalam pimpinan Roh-Mu yang kudus. Amin.”

Bacaan Setahun: Ayub 9-10; Kisah Para Rasul 18:1-17.

Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini  

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …