
Renungan Harian 28 Februari 2022
PAHLAWAN IMAN SEJATI Renungan Harian 28 Februari 2022
Ibrani 11
Hakim-hakim 8:33. Setelah Gideon mati, kembalilah orang Israel berjalan serong dengan mengikuti para Baal dan membuat Baal-Berit menjadi allah mereka;
Kitab Hakim-Hakim memberikan catatan sejarah bangsa Israel di tanah perjanjian sejak kematian Yosua hingga masa Samuel. Kitab ini mengungkapkan kemerosotan rohani yang disertai dengan kemerosotan moral bangsa Israel, dan akibat yang selalu terjadi ketika mereka melupakan perjanjian mereka dengan Allah dengan menyembah berhala.
Hakim-hakim 8:33-34. Setelah Gideon mati, kembalilah orang Israel berjalan serong dengan mengikuti para Baal dan membuat Baal-Berit menjadi allah mereka; orang Israel tidak ingat kepada TUHAN, Allah mereka, yang telah melepaskan mereka dari tangan semua musuhnya di sekelilingnya,
Untuk menolong, membebaskan, memulihkan, menyembuhkan dan memberkati umat-Nya bukan hal yang sulit buat Allah. Masalahnya apa yang akan kita lakukan ketika kita sudah diberkati Tuhan? Banyak orang Kristen yang berbalik melupakan Allah ketika diberkati. Renungan hari ini mengingatkan agar kita jangan seperti bangsa Israel yang melupakan Tuhan di tanah perjanjian.
Sebaliknya, contohlah hidup para pahlawan iman di Ibrani 11. Bahkan tidak semua dari mereka memperoleh apa yang dijanjikan, sekalipun iman mereka telah memberikan kepada mereka suatu kesaksian yang baik. Sebab Allah telah menyediakan sesuatu yang lebih baik bagi kita.
Di atas iman ada kehendak Allah. Pahlawan iman sejati adalah mereka yang tetap percaya akan kasih, kuasa dan firman-Nya, apa pun kenyataan yang terjadi. Kita tidak mengerti sekarang, tapi kita pasti akan melihat kesempurnaan rencana-Nya nanti.
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau hidup meneladani para pahlawan iman, yang tetap percaya kepada kasih dan kuasa-Mu, bahkan ketika doa kami tidak dijawab sesuai dengan kehendak kami. Amin.”
Bacaan Setahun: Bilangan 1; Markus 4:21-41.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.
GBI Pasir Koja 39 Bandung