Renungan Harian (28 Agustus 2015)

SEORANG PELAYANSEORANG PELAYAN

Lukas 17:7-10

Lukas 17:10b. “Hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan.”

Kisah nyata dalam sebuah restoran.

“Pesan ayam goreng mentega, nasi, sayur, jangan pake lama ya..,” seru seorang tamu dalam sebuah restoran. Permintaan itu dijawab dengan senyuman si pelayan. “Kok lama sich?” protesnya ketika pesanan dihidangkan. Si pelayan memohon maaf.

“Wah…ayamnya kurang empuk..nasinya kurang banyak, sayurnya kurang matang.” Si pelayan hanya menganggukkan kepala. “Kursinya kok warna-warni sih? Seperti di TK.” Pelayan hanya tersenyum.

“…gubrakkkk..aduh…huaaa..huaaa…” tangisan terdengar dari anak si tamu yang ternyata jatuh karena asyik berdiri dan melompat di atas kursi. “Aduh…lain kali kursinya beli yang kuat dan besar dong, jadi kalau ada anak yang naik ke atasnya tidak jatuh!” gerutu si tamu. Pelayan kembali memohon maaf dan sampai tamu itu pulang si pelayan tidak mendapatkan ucapan terima kasih.

Wow! Jika menjadi pelayan restoran itu, apakah sikap yang sama yang akan kita lakukan? Atau kita akan mengusir tamu itu dan berkata, ”Jangan kembali lagi!”

Dalam kehidupan sebagai murid Kristus yang melayani, ada saja orang-orang yang cerewet, menjengkelkan dan egois. Sudah melakukan banyak hal, namun tidak diperhatikan orang lain bahkan disalahkan. Apakah Anda mulai lelah dan putus asa? Mulai bosan dan ingin membalas?

Sudah menjadi tanggungjawab kita untuk melayani-Nya karena Yesus sudah terlebih dahulu melayani kita. Sudah seharusnya kita tetap melayani tanpa mengeluh, walaupun tidak ada yang memandang pelayanan kita. Mengapa? Karena kita adalah seorang pelayan. (NK).

Doa: “Beri kami kekuatan dan kemampuan untuk melayani-Mu tanpa pamrih atau mengeluh. Justru kami bersyukur, karena melayani-Mu adalah sebuah kehormatan bagi kami. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …