
SOLUSI BIJAK
Amsal 9:7-10
Amsal 9:9. Berilah orang bijak nasihat, maka ia akan menjadi lebih bijak, ajarilah orang benar, maka pengetahuannya akan bertambah.
Setiap orang pasti menghadapi masalah dalam hidupnya dan setiap masalah membutuhkan solusi. Oleh sebab itu, sangatlah diperlukan orang-orang yang sanggup memberi solusi bijak kepada mereka yang membutuhkan. Jika tidak, biasanya akan terjadi masalah yang lebih besar lagi. Artinya setiap solusi yang diberikan pasti diharapkan dapat mengurangi risiko yang akan terjadi. Bila kita salah memberi solusi, alih-alih menyelesaikan masalah, malah masalah lain yang lebih besar akan muncul. Firman Tuhan hari ini menjadi sangat menarik karena menyarankan agar memberi nasihat kepada orang bijak dan memberi ajaran kepada orang benar.
Jika kita mengkritik orang yang tidak sopan dan tidak hormat, maka kita hanya menerima penghinaan. Jika kita menegur orang jahat, maka kita hanya akan mendapat siksaan. Janganlah menegur orang seperti itu. Mereka akan membenci, tetapi menegur orang yang bijak, mereka akan mengasihi kita. Ajarlah orang bijak, mereka akan menjadi lebih bijak. Bimbinglah orang yang hidupnya benar, dan mereka akan memperoleh lebih banyak lagi pengetahuan. Dengan demikian, bukan kepada orang bermasalah, bukan orang penakut, bukan orang yang sedang marah, orang bebal dan sebagainya. Mengapakah orang bijak memerlukan nasehat dan orang benar memerlukan ajaran?
Ketika orang bijak mendapatkan nasihat, maka kebijakan yang dimilikinya akan menuntunnya untuk membuka hati terhadap nasihat yang diterimanya. Dia akan menjalankannya dengan benar sehingga bagaikan benih yang tumbuh di tanah subur. Nasihat itu akan membuahkan hasil yang maksimal. Demikian juga ajaran bagi orang benar.
Oleh karena itu, jadilah bijak dengan cara hormat akan Tuhan karena itulah permulaan hikmat. Pengetahuan tentang Yang Maha Kudus menuntun kepada pengertian.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku menghormati dan mengenal Engkau, sehingga aku menjadi bijak. Amin.”
Bacaan Setahun: Yohanes 20:24-31,Kolose 4:7-18, Yeremia 29:24-30:15, 2 Tawarikh 18-19.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung