MARKA JALAN
Kisah Para Rasul 13:44-47
Kisah Para Rasul 13:47. Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi.”
Suatu kali, saya pernah melewati suatu jalan yang cukup lebar dan tidak ada penerangan. Sesekali ada kendaraan yang berlawanan dan juga kadang ada yang menyalip. Jika di depan ada kendaraan, saya bisa mengikuti kendaraan itu sebagai panduan, karena jalan nya tidak ber-marka (garis pembatas jalan). Kalau tidak ada kendaraan lain, saya terpaksa mengurangi kecepatan kendaraan, karena tidak ada yang menuntun saya, terlebih lagi bila ada tikungan.
Seandainya jalan yang saya lalui tersebut ada marka jalannya, tentu saya tidak terlalu khawatir. Marka jalan sendiri ditemukan oleh seorang wanita bernama June Hill Robertson McCaroll (1867 – 1954). Suatu hari di tahun 1917 dalam perjalanannya, kendaraan yang dikemudikannya hampir terserempet oleh truk dari arah berlawanan. Hal itu terjadi karena keduanya berjalan hampir ke tengah jalan. Dari situlah muncul ide pembatas jalan. Singkat cerita, setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, idenya disetujui oleh Komisi Jalan Raya California.
Hidup kita pun akan sia-sia seandainya kita tidak ada batasan dalam menjalankan hidup ini. Sebagai orang percaya, tentu “marka jalan” kita adalah firman Tuhan. Dengan berjalan dalam firman Tuhan, kita akan aman. Bukan itu saja, tentu kita bisa menjadi panduan bagi orang lain. Hidup kita akan dilihat oleh banyak orang dan menjadi pembawa keselamatan bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Tuhan menentukan kita menjadi terang.
Apakah yang menjadi “marka jalan” bagi Anda? Apakah pekerjaan Anda? Apakah hobby Anda? Bila firman Tuhan yang menjadi “marka jalan”, jangan khawatir akan perjalanan hidup Anda. Tuhan memberikan tuntunan dan menjadikan Anda penuntun bagi yang lain. (NK).
Doa: “Biarlah firman-Mu akan senantiasa menjadi pelita bagi kaki kami dan terang bagi jalan kami, ya Allah.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung