Renungan Harian (27 Oktober 2016)

27ANTARA TUJUAN DAN KEHORMATAN

Hakim hakim 4:1-10

Hakim-hakim 4:8. “Jawab Barak kepada Debora: “Jika engkau turut maju aku pun maju, tetapi jika engkau tidak turut maju aku pun tidak maju.”

Debora muncul ke permukaan saat bangsa Israel menjerit akibat penindasan bangsa Kanaan selama dua puluh terakhir. Bangsa ini mengadukan perkara ini kepadanya. Nabiah itu mendapatkan jawaban langsung dari Tuhan, bahwa mereka harua maju melawan penguasa tiran dan ia akan membawa bangsa itu memenangkan pertempuran. Namun, Barak sang pemimpin takut untuk pergi berperang sendirian. Ia meminta bantuan Deborah yang nyata-nyata secara fisik lebih lemah daripadanya.

Dari salah satu sudut pandang, saya mengangkat topi kepada Barak, walaupun ada yang berpendapat bahwa Barak pengecut karena tidak berani bertanggung jawab sebagai laki laki dan sebagai pemimpin. Namun dari sudut pandang lain, ia adalah tipe seorang pemimpin yang digerakkan oleh tujuan. Ia memahami adanya tujuan yang jauh lebih besar, yakni membawa keluar bangsanya dari penindasan daripada membesarkan egonya sebagai laki-laki. Ia mampu melihat visi yang jelas, yakni keselamatan bangsa yang dipimpinnya, sehingga ia mau menerim arahan dari sang nabiah yakni Deborah dalam arti yang sebenarnya, sebab nabiah itulah yang memimpin langsung pertempuran itu. Ia menyadari, bahwa untuk menerima berkat dari janji Tuhan kadang diperlukan seseorang yang berani mengambil resiko

Kadang Anda dan saya diperhadapkan kepada satu pilihan untuk sebuah keputusan antara mengutamakan tujuan atau kehormatan diri alias gengsi atau ego dalam sebuah pelayanan. Keputusan Barak menjadi pelajaran penting, bahwa kita harus lebih memilih tujuan pelayanan ketimbang sekedar kehormatan seorang pemimpin atau laki laki. Saat ada orang yang mungkin kita anggap biasa, belum berpengalaman dan ia memberi saran, jangan sungkan untuk menerimanya, jika hal tersebut lebih bermanfaat untuk tujuan yang akan dicapai. Penerimaan dan sikap yang tulus akan mendatangkan sesuatu yang bermanfaat.

Doa: “Tuhan Yesus, ajar kami untuk senantiasa rendah hati dan mengutamakan kepentingan bersama di atas ego kami. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …