
PENYEMBAH KRISTUS
Kolose 3:5-17
Kolose 3:9b-10. “…karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;”
Buah yang baik adalah bukti dari sebuah pohon yang baik, maka seseorang yang mengaku sebagai pengikut Yesus mestinya memiliki hidup yang berbeda dengan mereka yang tidak. Bagaimana orang bisa melihat perbedaannya? Dari perubahan hidupnya. Caranya dengan menanggalkan kehidupan lama yang berakar dosa dan berpusat kepada diri sendiri dan mengenakan kehidupan baru yang berpusat pada Kristus yang adalah Tuhan/Penguasa Tunggal yang pasti berakar dalam kasih.
Kalau kita menyadari, bahwa Yesus bukan hanya Juruselamat tetapi juga Tuhan, dan satu hari kelak kita harus mempertanggungjawabkan kehidupan kita kepada Tuhan, maka kesadaran itu akan mempengaruhi cara hidup, gaya hidup, tingkah laku, perkataan, dan pikiran kita. Contohnya cara Maria menyembah Yesus berubah setelah menyadari, bahwa Yesus adalah Mesias dan Tuhan (bandingkan Yoh. 11:32-33 dengan Yoh. 12:3)
Seorang penyembah akan menjadi seperti yang ia sembah. Siapa yang Anda sembah hari ini? Mari menjadi penyembah Kristus yang sejati dengan cara:
- Terus menerus hidup dalam persekutan dengan Tuhan. Lewat pembacaan firman Tuhan, ibadah, pujian dan penyembahan. Apa yang kita isi di dalam pikiran itu yang akan memancar keluar.
- Berkomitmen untuk melakukan firman Tuhan. Bagian kita hanyalah mau dan Roh Kudus yang akan memampukan. Saat sulit, Bapa yang baik pasti tidak akan meninggalkan. Ingatlah, bahwa ada berkat di setiap ketaatan.
- Hidup bagi Kristus. Hidup bukan tentang kita lagi, tetapi Kristus dan Ia mau kita berbuah dan menjadi berkat bagi sesama.
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menjadi penyembah-Mu yang sejati dengan menjadikan Engkau sebagai yang utama dan terutama dalam hidup kami. Amin.”
Bacaan Setahun: Lukas 23:44-56a; I Korintus 14:1-9; Yesaya 3; Hakim-Hakim 20
GBI Pasir Koja 39 Bandung