Renungan Harian, 27 Juli 2018

FIRST THINGS FIRST

Markus 12:30-31

Markus 12:30. “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.”

Pastinya kita sering mendengar istilah “first things first” yang berarti ‘suatu hal yang utama harus lebih didahulukan dibandingkan hal-hal yang lainnya’. Dalam perjalanan hidup kita yang berorientasi pada kekekalan, apakah prioritas utama kita? Kalau kita merasa kekekalan adalah prioritas utama kita tentunya hidup kita harus mulai terfokus kepada pribadi Kristus.

Tujuh puluh tahun umur hidup kita yang singkat di bumi sesungguhnya merupakan kesempatan untuk memilih kepada siapa kita mengabdi. Dengan kepribadian-Nya yang Maha Agung, Tuhan tidak memaksa manusia untuk mengabdi kepada-Nya; setiap individu harus memutuskannya sendiri dengan rela dan sukacita.

Kepada siapa kita akan mengabdi, harus diputuskan hari ini. Menunda keputusan sampai waktu hidup kita usai berarti tidak pernah mengambil keputusan untuk mengabdi kepada Tuhan. Walaupun sebenarnya kita tidak berniat untuk mengkhianati Tuhan, jika kita terus-menerus menunda keputusan itu, akhirnya adalah kebinasaan. Inilah penyakit banyak orang Kristen hari ini, menunda apa yang seharusnya mendesak untuk segera dilakukan. Kuasa kegelapan meninabobokan orang Kristen untuk tidak terlalu terburu-buru mengabdi kepada Tuhan sepenuhnya.

Apakah kita masih menunda-nunda untuk menggumuli hal-hal yang menyangkut nasib kekal kita? Apakah kita menganggap hal lain lebih mendesak daripadanya? Jika dibandingkan dengan itu kita lebih memilih berjam-jam berjalan-jalan keliling mal, menonton sinetron, menyenangkan hati dengan hobi dan sebagainya, kita harus bertobat. Jika kita masih berpikir bahwa hidup ini hanya sekali sehingga menikmati dunia hari ini adalah kesempatan yang tidak akan terulang lagi, kita harus bertobat. Kita takkan pernah tahu kapan waktu hidup kita berakhir. Prioritaskan hal yang terpenting di dalam hidup kita. (NK).

Doa: “Sungguh Engkaulah yang utama dan terutama di dalam hidup kami, ya Allah. Kami mengasihi-Mu. Amin.”

 

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …