
ISTIRAHATLAH
Mazmur 62
Mazmur 23:5. “Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.”
Setiap hari orang zaman sekarang sibuk lalu lalang di media sosial. Bila diperhatikan apa yang sedang dilakukan orang-orang ini memperlihatkan betapa kecilnya hati mereka.
Peradaban kita sedang kehilangan kesopanannya. Dunia ini semakin kasar! Salah satu penyebabnya adalah internet, karena itu adalah sarana yang memungkinkan orang-orang untuk bersembunyi di balik layar dan mengatakan hal-hal yang tak akan pernah berani mereka katakan kepada orang lain secara langsung. Mereka mengolok-olok orang lain sebab mereka pikir itu akan membuat mereka merasa lebih baik.
Bagaimana Anda menghadapi orang-orang yang kasar? Marilah kita belajar dari raja Daud. Dia mengerti hal ini. Dia tahu apa artinya diserang secara emosional, verbal, dan fisik. Sebagai seorang pemuda, dia diurapi oleh nabi Samuel untuk menjadi raja Israel berikutnya, tetapi dia tidak menjadi raja dengan segera. Itulah mengapa Saul, raja yang berkuasa saat itu, ingin membunuhnya.
Namun, Daud tidak pernah memaki-maki sang raja. Daud tidak pernah membalas, karena ia tahu Tuhan sedang mempersiapkan dia untuk menjadi raja. Daud menyatakan kebaikan Allah atasnya. Allah akan mengurapi kepalanya dengan minyak, itu artinya Allah menyatakan kepada dunia, bahwa ia adalah orang pilihan Allah. Piala Daud penuh melimpah, yang berarti Allah akan terus-menerus memberkati dia, bahkan ketika orang lain menyerangnya. Daud tidak perlu menghabiskan semua energinya untuk membela diri karena dia telah mempercayakan Allah untuk menjadi pembelanya.
Hanya dibutuhkan iman sebiji sesawi dan kerendahan hati untuk beristirahat dan mempercayakannya kepada Tuhan ketika Anda diserang, difitnah, dan ketika orang-orang mengatakan hal-hal buruk tentang Anda di media sosial.
Ayat Bacaan: Matius 13:44-58; Kisah Para Rasul 7:54-8:1a; Mazmur 10-11; Kejadian 46
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus. Ajar aku bijak menggunakan media sosial dan ajar aku percaya, bahwa Engkau pembelaku. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung