PEROLEHLAH HATI YANG BIJAKSANA
Mazmur 90:12
Mazmur 90:12. “Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.”
Beberapa hari lalu saya diminta menyampaikan firman Tuhan di sebuah ulang tahun pernikahan perak. Satu masa pernikahan yang panjang dan tidak mudah untuk mengarunginya. Karena kita tahu memelihara dan mempertahankan pernikahan itu bukan hal yang mudah, dan tanpa penyertaan Tuhan mustahil manusia mampu melakukannya. Begitu banyak persoalan yang akan menyebabkan sebuah rumah tangga retak bahkan hancur. Bisa masalah ekonomi, kesetiaan, atau bahkan hal-hal sepele akibat kesalah pahaman.
Saya mencoba menghitung, 25 tahun itu sama dengan 9.125 hari, terdiri dari 219.000 jam belum lagi kalau kita ubah kedalam menit atau detik, wah lama sekali. Saya bertanya kepada pasangan yang berulang tahun, mana yang lebih banyak dirasakan dalam waktu sepanjang itu, diantara sehat atau sakit, sukacita atau sedih, cukup atau kekurangan, gembira atau sedih, tenang atau kuatir? Ternyata mereka menjawab hal yang positif, yang baik daripada yang kurang baik. Ini membuktikan, bahwa ketika kita menghitung selama 219.000 jam itu, kita lebih banyak mengalami hal yang baik. Kalau di antara waktu yang kita lalui, kita mengalami hal yang tidak kita inginkan adalah hal yang biasa, itu adalah kehidupan dan mungkin di antaranya karena kesalahan, keteledoran dan kebodohan kita. Namun, jka kita bisa masih ada sebagaimana kita ada saat ini, bersyukurlah itu karena kebaikan Tuhan.
Pemazmur mengajak kita untuk belajar menghitung hari-hari yang telah kita lalui, dengan demikian kita akan memperoleh hati yang bijaksana dalam bertindak di hari kemudian. Kita tidak akan mudah menggerutu kepada Tuhan, kita tidak akan meninggalkan Tuhan, tetapi kita akan lebih mengucap syukur karena Tuhan itu baik dan setia kepada kita.
Natal tahun 2016 mungkin adalah Natal pertama Anda, atau kesekian puluh, tetapi itu tidaklah terlalu penting. Yang penting ialah menghitung hari, jam bahkan setiap detik yang Anda lalui, dan sadarilah, bahwa itu semua adalah kebaikan Tuhan.
Doa: “Seperti pemazmur, kami pun berdoa agar kiranya Engkau mengajar kami untuk menghitung hari-hari kami, supaya kami beroleh hati yang bijaksana. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung