Renungan Harian (27 April 2018)

PELAYAN YANG DILAYANI

Markus 10:35-45

Markus 10:45. “Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

Kepala Dinas Pedesaan Provinsi Manisa, Turki, dicopot dari posisinya lantaran melakoni tindakan memalukan pada 3 Januari 2015. Nedim Zurnaci, saat blusukan ke kawasan pertanian di Akhisar, malah minta warga setempat menggendongnya. Jalanan desa ketika itu bersalju, sehingga dia takut sepatunya yang mahal kotor. Aksinya minta digendong para petani itu diabadikan oleh seorang warga. Fotonya tersebar ke jejaring sosial, lalu memicu kemarahan publik, seperti dilansir Hurriyet Daily News.

Tak cuma masyarakat, pejabat tinggi di provinsi itu ikut kebakaran jenggot. Kelakuan Nedim dianggap merusak citra pegawai negeri. “Kami akan menggelar investigasi khusus untuk insiden tersebut. Sebelum hasilnya tuntas, pejabat yang terlibat sudah dinonaktifkan dari posisinya,” kata Wali Kota Manisa Cengiz Ergun.

Nedim, bersama beberapa tim dari dinasnya, ditugaskan memantau dampak badai salju pada beberapa lahan pangan. Ujung-ujungnya aksi blusukan tersebut tak efektif, karena warga setempat lebih sibuk menjamu dan melayani sang pejabat, dibanding ditanya mengenai kerusakan yang ditimbulkan salju. Cengiz kecewa, karena bawahannya itu malah minta dilayani ketika bertemu masyarakat. “Yang jelas tindakannya tidak sesuai dengan prinsip pemerintah untuk melayani masyarakat,” tuturnya.

Hari-hari ini nilai dan esensi mengenai pelayanan sungguh semakin kabur. Dicontohkan dengan banyaknya pelayan masyarakat atau pejabat publik yang memiliki mental “Bos”. Alih-alih melayani masyarakat malah sibuk menikmati dan meminta pelayanan dari setiap tempat yang ia kunjungi. Dalam pengiringan kita mengikuti dan melayani Tuhan, masihkah mengikuti teladan dari sang Pelayan Agung kita Yesus Kristus? Jangan sandang jabatan “pelayan Kristus” jika masih memiliki mental dilayani. (NK).

Doa: “Tuhan Yesus, seperti teladan-Mu, kami mau memiliki hati yang selalu ingin melayani dan bukan dilayani. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …