Renungan Harian (26 September 2017)

NAMA BAIK

Amsal 10:2-15

Amsal 22:1. “Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas.”

Nama Gayus akan selalu dikaitkan dengan kasus mafia pajak dan banyak nama besar yang terseret karena kasus tersebut. Tidak hanya kasus penggelapan pajak, Gayus juga divonis tiga tahun dalam kasus pemalsuan paspor yang dia gunakan untuk bepergian selama di dalam tahanan. Lagu berjudul “Andai Aku Jadi Gayus Tambunan” ini diciptakan oleh mantan napi Bona Paputungan. Bona menyentil kehidupan Gayus yang bisa bebas plesir ke Bali, hingga ke luar negeri ini, padahal ia masih berstatus tahanan dan harusnya mendekam di dalam penjara.

Kitab Amsal dalam Perjanjian Lama sering membandingkan reputasi orang yang bijaksana dan orang yang bodoh, “Kenangan kepada orang benar mendatangkan berkat, tetapi nama orang fasik menjadi busuk…Siapa bersih kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-liku jalannya, akan diketahui” (Amsal 10:7,9). Salomo menyimpulkan, “Nama baik lebih berharga dari pada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik dari pada perak dan emas.” (Amsal 22:1).

Sebagai anak Tuhan, kita harus memiliki nama baik di segala aspek kehidupan kita. Baik itu di gereja, di lingkungan rumah, sekolah, pekerjaan, bahkan di catatan kartu kredit kita atau catatan bank kita. Jangan sampai kita melayani Tuhan tetapi kita juga mengemplang hutang dan merugikan orang lain.

Kita harus memiliki nama baik, bukan untuk meninggikan diri sendiri, melainkan untuk memuliakan Kristus, Tuhan kita. Nama baik kita akan memuliakan Allah kita yang besar.

Doa: “Tuhan Yesus, Engkau tahu apa yang terbaik, dan Engkau ingin membimbing kami ke jalan yang lurus dan benar. Beri kami kemampuan untuk mengikut-Mu di jalan yang benar demi nama-Mu.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …