
TUJUAN HIDUPKU
Matius 11:16-19
Kejadian 1:28. “Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”
Apa tujuan hidupku? Pertanyaan yang muncul dalam hati setiap manusia. Siklus manusia hidup itu secara umum, adalah lahir, menjadi bayi, kanak-kanak, mulai bersekolah, remaja, pemuda, bekerja, menikah, memiliki anak, membesarkan anak-anak, menjadi tua dan menghadapi kematian. Itukah tujuan hidup Anda? Apakah itu yang Allah inginkan dalam hidup Anda? Apakah itu hidup yang sedang Anda jalani? Bila begitu, hidup ini membosankan dan Anda tidak menikmati hidup yang Allah anugerahkan.
Dalam Kejadian 1:28, Allah menantang Anda. Allah tidak hanya memberkati Anda untuk beranakcucu tetapi Allah juga memberkati Anda untuk menaklukkan dunia ini. Allah memerintah berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi. Itu artinya Anda harus menjadi seseorang yang memanfaatkan dunia ciptaan Allah untuk memberkati orang lain dan membangun kerajaan Allah. Apa pun yang Anda perbuat, Allah mau Anda memuliakan Dia.
Tuhan Yesus memberi kita teladan dalam Matius 11:19 dituliskan Anak Manusia datang, Ia makan dan minum. Di satu sisi, Tuhan Yesus adalah seseorang dengan pelayanan yang paling intensif dan hidup-Nya paling berorientasi pada penginjilan. Namun di sisi lain, Dia juga mencintai kehidupan ini dengan sepenuh hati-Nya. Bagi Dia, itu bukan sebuah hal yang kontradiksi. Terimalah tantangan dari Allah. Jadikan itu tujuan hidup Anda. Anda harus menikmati hidup seperti Yesus. Anda diciptakan untuk menikmati hidup ini karena Allah memberkati hidup Anda. Anda menjalani kehidupan normal dan menyelesaikan tantangan yang Allah berikan dalam anugerah-Nya sebelum Anda kembali kepada-Nya.
Ayat Bacaan Setahun: 2 Yohanes 1; Ibrani 2:10-18; Yehezkiel 25; Yunus 3-4
Doa: “Bapa di dalam Yesus, aku mau hidup sesuai rencana-Mu, menggenapinya dalam hidupku. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung