
Renungan Harian 26 Mei 2022
SATU KALI LAGI Renungan Harian 26 Mei 2022
Yehezkiel 15
Ibrani 12:27. Ungkapan “Satu kali lagi” menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan. Renungan Harian 26 Mei 2022
Kalimat “satu kali lagi” biasanya berkaitan dengan peristiwa atau kejadian tertentu yang pernah terjadi dan akan terjadi lagi. Dengan kata lain, frasa ini diucapkan atau dituliskan sebagai suatu peringatan keras agar senantiasa kita mewaspadai peristiwa-peristiwa yang terjadi di sekitar kita dengan mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk menghadapi keadaan terburuk sekalipun.
Renungan hari ini, memperingatkan kita agar janganlah kita hidup sama seperti Yerusalem dalam Yehezkiel 15. Yerusalem yang digambarkan bagaikan pohon anggur yang tidak berguna dan dilemparkan ke dalam api akibat ketidaksetiaan mereka kepada Allah. Bahkan disebutkan juga, bahwa perilaku mereka sangat menjijikkan Allah, yaitu: persundalan dan bagaimana mereka menganggap ringan serta mengingkari sumpah setia mereka kepada-Nya. Sedemikian menjijikkannya sampai dianggap tidak ada gunanya lagi selain dimusnahkan di dalam api. Renungan Harian 26 Mei 2022
Satu kali lagi juga berlaku bagi setiap orang percaya yang ada di zaman akhir ini. Sebuah peringatan, bahwa goncangan itu pasti ada dan tidak terkecuali, dengan tujuan meluluh-lantahkan semua yang dapat digoncang sampai tersisa apa yang tidak tergoncangkan. Pasti ada, berarti pasti terjadi. Tidak terkecuali, berarti semua orang pasti mengalaminya. Kehidupan kita bisa digoncangkan, jika kita bergantung pada sesuatu yang tidak pasti. Dengan demikian, waspadalah dan berjaga-jagalah senantiasa. Andalkanlah Tuhan selalu dan teguhlah mempertahankan iman, agar kita berkenan dan menang atas segala goncangan. Marilah kita setia kepada Allah. Ketika sekali lagi semua digoncangkan, hidup kita tidak tergoncangkan, karena bersandar pada apa yang tidak tergoncangkan, yaitu Allah kita. Percayakanlah hidup kita sepenuhnya kepada Allah!
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, ajar aku setia kepada-Mu dan hidup sesuai kebenaran-Mu, agar hidupku tak tergoncangkan. Amin.”
Bacaan Setahun: 1 Raja-raja 10; Yohanes 3:22-36.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
Tuhan Yesus mati dan bangkit kembali, semua orang.
GBI Pasir Koja 39 Bandung