Renungan Harian (26 Maret 2017)

TUHANKU DI HATIKU

Yohanes 14:16-21

Yohanes 14:17. “…Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.”

Dalam Perjanjian Lama, Tuhan menyatakan diri sebagai Allah yang tidak dapat didekati. Ketika Musa bersama Allah 40 hari di Gunung Sinai, dia ingin melihat wajah Allah, tetapi Allah menjawab bahwa tidak ada seorangpun yang mampu melihat kemuliaan Allah dan tetap hidup. Artinya bahwa yang melihat wajah Allah pasti mati. Seorang iman kepala yang hanya satu tahun sekali masuk ruang maha kudus juga tidak dapat mendekat kepada Allah, bahkan kaki nya harus diikat tali, jangan-jangan dia mati di dalam ruang maha kudus saat membawa persembahan karena dipandang tidak layak oleh Allah.

Perjanjian Baru menyatakan hal berbeda. Allah yang mendatangi manusia, Firman menjadi manusia (Yoh 1). Kita dapat melihat Allah dalam diri Kristus. Dan saat Kristus naik ke surga, Allah memberikan penolong manusia yaitu Allah yang ada di hati kita, Allah Roh Kudus. Allah Roh Kudus menyertai dan diam dalam hidup kita. Saat kita dibenarkan, ditebus dosa kita dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita, Allah Roh Kudus langsung tinggal diam di hati kita.

Persoalannya adalah adakah Allah Roh Kudus juga menyertai hidup kita setelah itu? Banyak kita keliru dan berpikir setelah Allah Roh Kudus tinggal di hati kita, maka kita tetap dapat berbuat hal yang mendukakan Roh Kudus. Allah itu murni dan suci! Artinya tidak dapat berbuat dosa, sehingga saat kita berbuat dosa kembali, maka Dia tidak beserta kita lagi walau tetap ada di hati kita.

Oleh kasih karunia Tuhan, kita diselamatkan dan Tuhan yang kudus berkenan tinggal di hati kita, marilah kita juga hidup berkenan di hati Tuhan, agar Tuhan tidak hanya tinggal di hati kita, tetapi Dia juga berkenan untuk menyertai hidup kita. (NK).

Doa: “Ampuni kami atas dosa kami yang mendukakan-Mu, Roh Kudus. Kami mau memberi diri kami untuk taat akan firman-Mu, agar Engkau berkenan menyertai kami. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …