
BERTAHAN DALAM IMAN
Lukas 21:7-19
Lukas 21:19. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.
Ketika Tuhan memanggil kita, kita dipanggil dan dipilih bukanlah untuk menjadi orang tanpa masalah. Tuhan Yesus memberitahukan, bahwa akan ada aniaya. Mereka akan diserahkan kepada pengadilan dan dimasukkan ke dalam penjara. Mereka akan dibenci orang karena nama Yesus.
Jadi jelas, bahwa kehidupan orang percaya bukanlah kehidupan yang bebas masalah. Dalam menghadapi hidup dengan masalahnya, setiap kita harus menunjukkan iman kita kepada Tuhan dengan kapasitas dan cara masing-masing.
Banyak pilihan yang dapat diambil ketika orang menghadapi masalah dan kesulitan dalam hidupnya. Mungkin ada orang yang memilih menyerah tetapi Alkitab mengatakan jika kita tetap bertahan, maka kita akan memperoleh kehidupan kita. Kehidupan tentu saja bukan hidup selama ada di dunia ini tetapi hidup kekal yang Tuhan berikan kepada kita. Sebab ketika tahu, bahwa apa yang kita alami di dunia ini tidak sebanding dengan kehidupan kekal yang menanti kita, maka kita pasti tidak ingin menyerah.
Oleh sebab itu, masalah apa pun yang sedang kita alami, jangan fokus kepadanya tetapi mari kita memprioritaskan diri kita kepada hal kekekalan di dalam Tuhan. Sama seperti sebuah pohon yang tidak bisa melarang badai atau angin keras menerpanya, tetapi dia bisa semakin menancapkan akarnya untuk bertahan. Begitu juga dengan kita orang percaya, ketika kita tidak bisa kebal terhadap masalah, maka kita dapat memilih untuk tinggal semakin dalam di hadirat Tuhan. Dengan mengingat kebaikan Tuhan, maka itulah letak kekuatan kita untuk bertahan. Tetaplah bertahan dalam iman sebab hidup kekal menjadi bagian kita.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, terima kasih untuk Roh Kudus yang memberi aku kekuatan untuk bertahan. Amin.”
Bacaan Setahun: Yohanes 6:60-71; II Korintus 9:6-15; Yesaya 37; II Samuel 15:13-17:14.
GBI Pasir Koja 39 Bandung