Renungan Harian 26 Februari 2020

MENGAPA TUHAN MEMAKAI ORANG SIBUK?

Daniel 6:1-29

Daniel 6:11. “Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.”

Benjamin Franklin pernah berkata, “Jika ada suatu hal yang perlu diselesaikan, mintalah orang yang sibuk untuk melakukannya.” Pernyataan yang paradoks ini mengandung kebenaran. Orang sibuk biasanya pandai mengatur waktu, sehingga dapat menggunakan waktu mereka dengan produktif. Mereka terbiasa berpikir secara terstruktur saat harus menyelesaikan pekerjaan. Mereka akan melakukan evaluasi apa yang penting dan menyediakan waktu untuk itu.

Ini dapat kita lihat dalam kehidupan Daniel. Kita mengenal Daniel sebagai seorang yang memiliki kehidupan doa luar biasa. Tetapi apakah Anda pernah mempertimbangkan kesibukan Daniel sebagai Perdana Menteri dari Kerajaan yang sangat besar? Hari-harinya pasti penuh dengan pengambilan keputusan, rapat, konferensi, jamuan makan, laporan, pemecahan masalah, dan masih banyak lagi. Daniel pastilah seorang yang super sibuk. Namun, di tengah-tengah kesibukan dan tekanan dari posisi yang dimilikinya, Daniel dengan setia meluangkan waktu untuk Tuhan. Ia menemukan cara untuk mengambil waktu, berlutut dan datang ke hadirat Tuhan dalam ucapan syukur.

Sebagai hasil dari komitmen Daniel untuk meluangkan waktu bersama Tuhan, ia berhasil mengatasi kesibukan, menghadapi tekanan, menghindari kekhawatiran, dan mendapatkan tenaga dan kekuatan untuk menyelesaikan apa yang harus ia selesaikan. Apakah Anda merasa kewalahan dengan kesibukan Anda? Apakah Anda merasa bahwa kesibukan Anda membuat Anda tidak bisa menemukan waktu untuk Tuhan? Hari ini, mari kita belajar dari Daniel.

Meluangkan waktu bersama Tuhan akan memberikan Anda kekuatan untuk dapat mengatasi kesibukan dan tekanan. Ambil keputusan untuk meluangkan waktu bersama Tuhan, dan jangan biarkan apa pun juga menggoncangkan keputusan Anda itu.

Doa: “Kami akan selalu setia untuk bersekutu dengan-Mu, ya Allah. Amin.”

Ayat Bacaan: Matius 27:1-31; Kisah Para Rasul 16:4-12; Mazmur 60-61; Imamat 7:11-38

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …