
HIDUP SALEH
Mazmur 16:1-11
Mazmur 15:1. Mazmur Daud. TUHAN, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu? Siapa yang boleh diam di gunung-Mu yang kudus?
Untuk berjumpa dengan Allah yang maha kuasa tidak sembarangan orang bisa menikmatinya. Damai sejahtera akan dirasakan oleh siapa saja yang berjumpa dengan Allah. Kesalehan hidup merupakan persyaratan yang dituntut Allah untuk dipenuhi oleh setiap orang yang merindukan perjumpaan dengan Allah setiap harinya.
Selain kita menikmati hadirat Allah dalam hidup kita, ada perlindungan dan penjagaan Allah selama kita hidup saleh di hadapan Allah. Perlindungan Allah di tengah dunia yang jahat, dan yang sedang berjalan dalam kegelapan. Perlindungan Allah penting karena dunia membenci orang benar.
Selama dalam hadirat-Nya, Allah akan menjadi penasehat bagi kita. Nasehat Allah itu penting, untuk mengarahkan jalan hidup kita agar tetap fokus mengutamakan kehendak Allah. Nasehat yang menolong kita untuk tidak hidup mencintai dunia ini.
Hasilnya hidup kita semakin sehat, sebab hatinya bersih, tulus, bersukacita dan memuji-muji Allah serta umur panjang akan kita nikmati. Orang yang hidup saleh di dalam Kristus, bila mengalami kematian pasti akan berjumpa dengan Allah dan menikmati kehidupan kekal bersama Allah.
Jalan menuju kepada kehidupan, senantiasa Allah beritahukan kepada orang saleh, hari lepas hari sepanjang umur hidupnya di dunia ini. Hidup jadi orang saleh tidaklah mudah bagi kita, karena sifat kedagingan dan cinta dunia masih melekat pada diri kita. Hidup saleh itu perlu kita perjuangkan dengan serius karena dampaknya akan membawa kebaikan bagi hidup kita, baik di dunia ini maupun dalam kekekalan yang akan datang.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau hidup saleh sehingga aku menikmati kehadiran-Mu dan perlindungan-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Lukas 5:27-39; Roma 6:15-23; Mazmur 140; Ulangan 2.
GBI Pasir Koja 39 Bandung