Renungan Harian (25 Oktober 2016)

25KEINTIMAN: KUNCI MELAKSANAKAN MISI

Yesaya 42:1-9

Yesaya 42:1. “Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.”

Sebelum melangkah keluar mengerjakan misi Tuhan, kita harus mempersiapkan diri terlebih dahulu, sebab panggilan melayani berkenaan dengan hati yang rela menyerahkan diri kepada Tuhan (Yesaya 6:8).

Panggilan adalah dasar pelayanan kita. Jadi keterlibatan kita dalam melayani Tuhan bukan karena adanya keterpaksaan, ikut-ikutan, ajang pamer, apalagi disertai dengan motivasi yang tidak benar. Supaya hati kita benar-benar siap dan layak utuk melayani Dia, kita harus memiliki persekutuan yang karib dengan Tuhan terlebih dahulu. Keakraban dengan Tuhan akan membentuk dan memproses hati kita sesuai dengan rencana-Nya.

Yeremia 23:29. “Bukankah firman-Ku seperti api, demikianlah firman TUHAN dan seperti palu yang menghancurkan bukit batu?” Dengan firman-Nya Tuhan membersihkan dan menghancurkan hal hal yang tidak berkenan . Yohanes 15:2 berkata, “Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.”

Kekariban dengan Tuhan akan membawa dampak di setiap pelayanan. Karena karib dengan Tuhan karakter Musa diubahkan (Bilangan 12:3). Dan Musa dipercaya untuk melaksanakan Misi Tuhan untuk menyelamatkan bangsa Israel keluar dari penjajahan Mesir.

Anda dipilih, dipanggil dan diselamatkan untuk melaksanakan misi-Nya yakni menyelamatkan umat manusia dari dosa dan kematian kekal. Untuk itu, bangun keintiman, sehingga Anda diperlengkapi dengan kuasa dan otoritas-Nya. Pasti Anda memiliki kelembutan hati untuk menempatkan hidup Anda dalam rencana Allah, dan bukan sebaliknya menempatkan Allah dalam rencana Anda.

Doa: “Lebih dari segalanya kami ingin terus ada di dalam hadirat-Mu senantiasa, ya Allah. Dekat dengan-Mu membuat kami semakin mengenal pribadi-Mu juga rencana-Mu dalam hidup kami. Amin.”

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …