Renungan Harian (25 Nopember 2015)

25KASIH TANPA SYARAT

1 Korintus 13:1-13

1 Korintus 13:8. “Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.”

Suatu kali seorang Pendeta menyampaikan kesaksian. Di awal pernikahannya, semua dalam keadaan baik, sehat dan tidak kekurangan apa pun. Beberapa tahun kemudian, sang istri divonis oleh dokter karena menderita penyakit yang tidak bisa disembuhkan secara medis karena belum ditemukan obatnya. Isteri yang selama ini setia menemani dalam tugas kependetaan harus terbaring di tempat tidur. Meski demikian, Pak Pendeta tetap setia mengurus sang isteri tercinta, mulai dari memandikan, memberi makan, minum dan urusan lainnya.

Mengungkapkan kasih kepada orang yang masih dalam kondisi sehat, tidak kekurangan sesuatu apa pun adalah hal yang sangat mudah. Lebih-lebih jika di awal masa pernikahan, semua akan terlihat indah dan menakjubkan. Berbeda jika diperhadapkan pada kondisi yang sebaliknya, misalnya orang yang kita kasihi mengalami sakit atau dalam kondisi memprihatikan. Kondisi ini bukanlah hal yang mudah, dibutuhkan sikap hati yang tulus dalam mewujudkan kasih yang sesungguhnya.

Berkenaan dengan kasih, dalam nats hari ini dijelaskan kasih tidak berkesudahan. Artinya kasih tidak dibatasi oleh ruang, waktu maupun keadaan. Tuhan telah mewujudkan kasih-Nya dalam diri Yesus Kristus yang mau mengorbankan diri untuk menebus dosa seluruh umat manusia yang percaya kepada-Nya. Kasih yang Tuhan berikan sempurna, tidak berkesudahan, tetap ada dari sekarang sampai selama-lamanya.

Miliklah kasih seperti yang Tuhan miliki. Kasih tanpa syarat, kasih yang tulus, kasih yang tidak dibatasi oleh waktu maupun keadaan. Kasih yang kita berikan kepada orang terdekat yaitu keluarga kita. Meski bukanlah sesuatu yang mudah, akan tetapi oleh pertolongan Roh Kudus, maka kita diberi kemampuan untuk bisa melakukannya dengan baik. Bagian kita adalah berdoa, memohon kemampuan agar bisa mengaplikasikan kasih Allah dengan baik. (NK).

Doa: “Kami berdoa agar kiranya Engkau memampukan kami untuk mengasihi keluarga kami, seperti Engkau telah mengasihi kami, Tuhan Yesus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …