
ROH KUDUS DAN DOA MENGUBAH HATI
Kisah Para Rasul 4:23-31 dan Mazmur 13
Mazmur13:6. “Tetapi aku, kepada kasih setia-Mu aku percaya, hatiku bersorak-sorak karena penyelamatan-Mu. Aku mau menyanyi untuk TUHAN, karena Ia telah berbuat baik kepadaku.”
Doa jemaat dalam bacaan hari ini adalah doa dalam pergumulan karena mereka mengalami ancaman hidup ketika mereka menjadi orang-orang percaya. Dalam doa mereka memohon tangan Tuhan terulur untuk memberi keberanian memberitakan firman, mengadakan mukjizat-mukjizat. Dan ketika mereka berdoa, Roh Kudus memenuhi mereka dan goncanglah tempat itu.
Mazmur 13 dilatarbelakangi kesusahan yang dialami Daud. Tidak diceritakan persoalan yang dihadapinya, tapi terlihat dari pengulangan empat kali kalimat, “Berapa lama lagi?” Daud percaya Tuhan dapat menolong dan ia berseru, tetapi Tuhan seolah melupakan dan menyembunyikan wajah-Nya. Daud putus asa. Ia berada di antara situasi yang nyata dan iman. Namun Daud tidak berhenti, ia tetap berdoa dan berharap kepada Tuhan.
Kunci kemenangan atas pergumulan Daud adalah doa dan pengharapan yang tidak habis-habisnya kepada Tuhan. Meskipun hati Daud lesu, persoalannya belum selesai, tetapi hati Daud diberi kelegaan dan kekuatan.
Kepercayaan Daud semakin dikuatkan dan membuatnya berani menghadapi realita hidup. Perkataan, “Kepada kasih setia-Mu, aku percaya.” (ay. 6a) menunjukkan Daud mengalami kasih karunia yang berlimpah-limpah sebelum kesusahan yang dihadapi dan ia diingatkan kembali akan kasih karunia yang Tuhan sudah anugerahkan. Karena itu, hatinya bersorak-sorak dan memuji Tuhan.
Tuhan Yesus pernah mengatakan, “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” (Mat. 11:28). Datanglah kepada Yesus dan serahkanlah beban hidup Anda secara total kepada-Nya, maka Dia akan memberikan kelegaan.
Doa: “Ya Roh Kudus, berilah kami bahu yang kuat untuk menanggung semua pergumulan hidup ini. Amin.”
Bacaan Setahun: Lukas 12:35-48; Roma 16:17-24; Amsal 22; Ulangan 28:47-68.
GBI Pasir Koja 39 Bandung