
HIKIKOMORI
Mazmur 139:1-18
Matius 1:23. “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” –yang berarti: Allah menyertai kita.”
Hikikomori merupakan suatu perilaku mengurung diri selama minimal 6 bulan tanpa berkomunikasi dengan dunia luar. Mereka makan dan minum dengan bantuan jasa pengirim makanan dan minuman. Parahnya, mereka meninggal di dalam kamar tanpa sepengetahuan orang lain, jenazah pelaku biasanya baru diketahui setelah jenazah mereka membusuk. Orang-orang melakukan hikikomori karena mereka mendapatkan tekanan dari dunia luar dan merasa gagal dan tidak mampu untuk menghadapinya. Salah satu yang menjadi alasan yang kuat orang-orang melakukan hikikomori adalah merasa kesepian, tidak ada orang yang dapat menjadi tempat curahan hati mereka sehingga mereka menanggung masalah itu sendiri, sedangkan mereka mendapatkan tuntutan yang besar dari keluarga dan orang-orang sekitar. Mereka menjadi pemalu, pemurung, merasa tidak aman, dan hampir tidak berbicara.
Betapa beratnya berjuang di dunia dan memenuhi segala tuntutan dan ekspetasi dari semua orang termasuk diri sendiri. Banyak orang merasa tidak mampu dan memutuskan untuk menyerah. Mereka merasa sendirian. Padahal, mereka harus mengetahui bahwa mereka tidak sendirian dan ada Pribadi yang begitu mengasihi mereka.
Kita tidak pernah sendiri sebab ada Allah yang menyertai kita, Allah yang begitu mengasihi kita. “Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku. (Mzm 27:10). Sekalipun hari ini Anda merasa ditinggalkan, sendirian, tidak ada seorang pun yang berada di pihak Anda, tidak ada seorang pun yang dapat mendengarkan Anda, percayalah Allah ada di sampingmu. Roh Kudus selalu bersama Anda untuk mendengarkan, menemani, menolong dan membimbing, menghibur, dan bagi Dia tidak ada yang mustahil. Anda tidak sendiri.
Doa: “Roh Kudus, Engkaulah Allah yang selalu menyertaiku dan mengasihiku. Ajar aku untuk peka akan kehadiran-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung