Renungan Harian (25 Maret 2018)

YESUS MATI SUPAYA MANUSIA HIDUP

Filipi 2:1 -11

Filipi 2:8. “Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati,  bahkan sampai mati di kayu salib.”

Pengorbanan berarti merelakan diri untuk melakukan sesuatu tanpa adanya paksaan. Dalam rencana Allah untuk menyelamatkan manusia dari kematian akibat dosa sejak kejatuhan Adam, maka satu hal yang sebenarnya tidak terpikir oleh manusia ialah karya Allah dalam mengaruniakan Anak Tunggal-Nya Yesus Kristus menjadi manusia untuk menggenapi rencana agung-Nya, yaitu keselamatan.

Kasih dan pengorbanan Allah melalui kelahiran anak tunggal-Nya di kandang memberi gambaran bahwa tempat lahirnya terlalu rendah. Kandang adalah gambaran kepada orang-orang yang tidak dihormati dan mempunyai status sosial ekonomi yang rendah menunjukkan, bahwa Allah mengasihi semua manusia sehingga ke golongan manusia yang terhina sekali pun.

Seterusnya Yesus memiliki sifat ketaatan kepada Bapa-Nya dimana segala perencanaan Allah walaupun Yesus yang memiliki natur manusia dapat merasakan penderitaan dan taat kepada Bapa di sorga. Ibrani 5:8: “Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya.”

Kerendahan hati Yesus telah memampukan-Nya untuk taat kepada rencana Allah dalam penyelamatan umat manusia, sehingga rela disalibkan dan mengalami berbagai macam penderitaan dan penghinaan sampai menghembuskan nafas-Nya yang terakhir di kayu salib dan seterusnya menyempurnakan rencana penyelamatan manusia yang kekal.

Kematian Yesus adalah berkat bagi semua orang. Proses ini harus dilalui terlebih dahulu sebelum Ia dibangkitkan dan mengalahkan maut. Kiranya iman kita semakin diteguhkan dengan renungan hari ini. Yesus mati supaya manusia hidup.

Doa: “Engkau  mati dan bangkit agar kami hidup. Terima kasih Tuhan Yesus untuk pengorbanan-Mu. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …