
Renungan Harian 25 Februari 2022
INTEGRITAS Renungan Harian 25 Februari 2022
Lukas 6:43-45
Amsal 4:19. Jalan orang fasik itu seperti kegelapan; mereka tidak tahu apa yang menyebabkan mereka tersandung.
Kata kunci dari bacaan firman Tuhan hari ini adalah saat Yesus mengatakan, ”Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur.” Artinya apabila kita ingin mengenal sebuah pohon adalah dengan menyelidiki buahnya. Sikap perbuatan kita sangat menentukan bagaimana orang akan menilai siapa kita demikian juga dengan penilaian Tuhan kepada kita.
Integritas adalah saat perkataan kita sama dengan apa yang kita buat. Orang yang memiliki integritas adalah orang yang jujur dengan dirinya. Dari integritas akan dihasilkan reputasi yaitu saat orang lain percaya kepada diri kita. Integritas juga akan menghadirkan perkenanan Tuhan, artinya akan membuka pintu sorga untuk memberkati Anda.
Integritas tidak bisa terbangun dalam satu hari saja. Integritas teruji saat kita menghadapi persoalan dalam kehidupan apakah kita akan tetap teguh berpegang kepada apa yang kita imani atau sebaliknya kita mengambil jalan pintas dan mengingkari iman. Dalam bisnis atau usaha apakah kita tetap bersikap jujur sekalipun kita tersalip oleh pesaing yang tidak jujur?
Ingat pesan firman Tuhan dalam Yeremia 17:11, “Seperti ayam hutan yang mengerami yang tidak ditelurkannya, demikianlah orang yang menggaruk kekayaan secara tidak halal, pada pertengahan usianya ia akan kehilangan semuanya, dan pada kesudahan usianya ia terkenal sebagai seorang bebal.” Artinya waktu akan membuktikan setiap orang yang tidak jujur atau memperoleh harta dengan tidak halal. Tetaplah dan pelihara hidup dalam integritas, karena janji-Nya pasti digenapi.
Doa: “Kami mau hidup jujur dan penuh dengan integritas, ya Tuhan. Amin.”
Bacaan Setahun: Imamat 24-25; Markus 2:18-28.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.
GBI Pasir Koja 39 Bandung