Renungan Harian, 24 September 2018

PERTOLONGAN TUHAN

Mazmur 121:1-8

Mazmur 121:2. “Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.”

Saat Perang Dunia II, seorang marinir AS terpisah dari kesatuan dan harus sendirian di hutan belantara. Kemudian ia melihat sebuah gua dan bersembunyi di dalamnya, dengan harapan tidak akan ditemukan oleh musuhnya. Ia berdoa memohon pertolongan Tuhan agar terluput dari pencarian musuh. Ketika ia terus berdoa, seekor laba-laba jatuh dan mulai menenun jaring di mulut gua. Walaupun dalam keadaan takut, hati marinir ini tertawa. Hal yang dia butuhkan saat itu adalah dinding batu yang kuat untuk menyembunyikan dirinya, bukan seekor laba-laba.

Sementara laba-laba ini membuat jala yang berlapis-lapis, terdengar olehnya tentara musuh yang mulai mendekat dan memeriksa setiap gua. Marinir ini begitu tegang dan takut. Saat tentara tiba tepat di depan guanya, mereka memperhatikan jala tersebut dengan teliti, kemudian mereka berkata, “Kita tidak perlu memeriksa di sini, tidak mungkin ada yang dapat masuk gua tanpa merusak jaring laba-laba ini.”

Dengan cara yang unik, Tuhan telah menyelamatkan marinir ini. Demikian juga hidup kita di tangan-Nya. Sering kali kita tidak sadar bahwa pertolongan Tuhan hadir dalam wujud yang tidak dapat kita duga. Kita hanya perlu percaya dan tetap beriman teguh kepada-Nya. Dia bekerja dengan cara yang ajaib dan tidak terduga.

Pertolongan Tuhan tidak ada yang kecil. Seperti kisah seorang yang sedang kehausan di tengah padang gurun, tiba-tiba ditawari dasi oleh seorang pedagang yang naik unta. Orang yang kehausan itu berkata dengan kesal, “Saya butuh air, bukan dasi!” Tidak lama kemudian, di kejauhan, ia melihat sebuah rumah makan. Dengan gembira ia hendak masuk untuk memuaskan dahaganya. Alangkah terkejutnya ketika penjaga rumah makan berkata dengan tegas kepadanya, “Tanpa dasi, Anda tidak boleh masuk!” Jadi, janganlah pernah mengabaikan pertolongan Tuhan! (NK).

Doa: “Ampuni kami yang kerap tidak memahami jalan dan rancangan-Mu sehingga meragukan Engkau, ya Allah. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …