Renungan Harian (24 Oktober 2017)

BUNGA KESAYANGAN

Yakobus 1:19-20

Yakobus 1:20. “Sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.”

Ibu hendak pergi ke rumah nenek selama dua hari. Maka, Ibu menitipkan bunga mawarnya kepada Rani, putrinya. Dengan bersemangat, Rani merawat bunga-bunga mawar milik Ibu, hingga suatu hari ia tak menyadari bahwa vas bunga itu tersenggol. Semua bunga yang tersusun pada vas itu menjadi berantakan dan bunganya menjadi rusak. Rani sangat ketakutan, namun tak bisa melakukan banyak hal selain menunggu ibunya pulang dan mengakui kesalahannya.

Ketika ibunya pulang, Rani langsung mengatakan yang sejujurnya, “Maafkan Rani, Ibu. Vas bunganya tersenggol dan bunga kesayangan Ibu menjadi rusak.”

Ibu tersenyum. Rani terkejut, “Mengapa Ibu tidak marah..?”

“Bunga-bunga itu memang kesayangan Ibu. Bunga Ibu tanam untuk memberikan keindahan dan bukan untuk marah,” ujar Ibu sambil mengusap rambut Rani.

Terkadang kita cepat emosi ketika kita mendapati sesuatu hal yang kita sayangi rusak atau tidak lagi dalam keadaan yang kita ingini. Kita menjadi marah dan melukai banyak orang. Sadarkah kita, bahwa kita dianugerahi anak-anak bukan untuk menjadi sasaran kemarahan? Demikian juga suami, istri, keluarga dan sahabat.

Keluarga, suami, istri, anak-anak dan sahabat adalah harta berharga yang membuat hidup kita bahagia. Kasihi mereka dan doakan mereka agar Roh Tuhan ada di tengah-tengah keluarga kita, sehingga buah-buah Roh bisa berbuah dan nyata dalam kehidupan kita. (NK).

Doa: “Roh Kudus, biarlah hidup kami sepenuhnya ada di dalam pimpinan-Mu, agar buah-buah Roh nyata di dalam hidup kami dan kami boleh menjadi berkat. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …