
KEKUATAN DAN KEMULIAAN
Amsal 31:10-31
Amsal 31:25. Pakaiannya adalah kekuatan dan kemuliaan, ia tertawa tentang hari depan.
Amsal 31:25 membahas tentang pakaian. Di masa yang serba online ini, dengan mudah kita dipenuhi dengan berbagai gambar yang bisa kita lihat di dunia maya. Tekanan untuk terlihat ‘wah secara lahiriah membuat kita menghabiskan banyak upaya untuk mencapai hal tersebut. Terutama mayoritas wanita yang memperhatikan penampilannya.
Perikop bacaan kita hari ini dibuka dengan sebuah pertanyaan, “Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata.” Terkadang pesan di bagian ini lebih sering diperuntukkan bagi wanita, tapi sesungguhnya ada sebuah prinsip utama yang pelajarannya bisa kita ambil bersama.
Pada bagian akhir dari perikop ini Amsal 31:30 memberikan penegasan bahwa kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji. Dengan kata lain wanita yang memilih fokus pada kekuatan dan kemuliaan sebagai pakaiannya, maka ia tidak dikuasai rasa takut tetapi akan tertawa menghadapi masa depannya. Karakter yang berkualitas akan terus bertumbuh dan dihormati oleh karena fokus yang dipilihnya.
Kemolekan dan kecantikan lahiriah pada akhirnya adalah sesuatu yang tidak bisa menjadi suatu milik yang bisa dipertahankan. Anugerah dan kecantikan dapat menipu, tetapi perempuan yang menghormati Tuhan harus dipuji.
Dia akan menerima upah yang patut diterimanya. Kualitas hidup bagaikan batu permata tampak semakin bercahaya dan mulia seiring bertambah umurnya.
Kekuatan dan kemulian dimulai dengan satu karakter utama yaitu takut akan Tuhan. Jadi apa pun pakaian yang kita pilih akan mendandani kita dengan kecantikan sementara. Milikilah pakaian kekuatan dan kemuliaan, dengan hidup takut akan Tuhan.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau hidup takut akan Engkau. Amin.”
Bacaan Setahun: 1 Yohanes 5:6-12; Ibrani 2:1-4; Yehezkiel 23; Obaja 1
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung