Kolose 3:16.
Kolose 3:16. “Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu.”
Saya mengenal seorang rekan kerja yang selalu mengeluh akan pekerjaannya. Apapun yang ia lakukan sepertinya hanyalah sebuah keterpaksaan dan kewajiban, tanpa ia nikmati. Ia selalu mengkritik orang-orang yang tidak bekerja dengan benar atau sistem kerja yang salah dalam perusahaan. Jujur, jika saya bertemu dengannya, yang keluar dari mulutnya hanyalah kata-kata negatif yang melemahkan iman dan semangat orang lain yang mendengarnya. Sehingga, rasanya lelah mendengar celotehannya. Dengan kebiasaannya seperti itu, hasil pekerjaannya memang biasa-biasa saja, tidak ada prestasi yang bisa dibanggakan dari hasil pekerjaannya. Namun yang pasti, hampir seluruh orang di kantor mengenalnya sebagai “The Grumpy” atau “Si Penggerutu”. Entah apa yang mendasarinya sehingga ia memiliki kebiasaan seperti itu, yang lama-lama menjadi gaya hidupnya.
Daud juga adalah salah satu orang di dalam Alkitab yang memiliki sebuah gaya hidup, yaitu selalu menyanyikan mazmur pujian dan penyembahannya kepada Allah dalam situasi apapun. Hidupnya penuh dengan ucapan syukur, walaupun kondisi yang tidak menyenangkan harus dia alami. Jika kita perhatikan, bahkan saat dia ketakutan dan dalam keadaan sedih, ia selalu mengucapkan syukur dan kebaikan Tuhan dalam hidupnya. Daud tahu, itulah yang membuat imannya semakin kuat hari demi hari. Dan ia percaya, Allah selalu menyertai kehidupannya dan tidak pernah meninggalkannya sedetikpun. Saya percaya, Daud memulai gaya hidupnya dengan membiasakan dirinya untuk selalu menyembah Tuhan setiap waktu, apapun yang ia alami. Sehingga kebiasaan tersebut menjadi sebuah gaya hidup yang selalu ia lakukan setiap hari.
Hidup dalam pujian dan penyembahan kepada-Nya setiap hari akan membuat kita menyadari bahwa apapun yang Tuhan izinkan terjadi dalam hidup kita, Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, dan Dia selalu memberikan yang terbaik untuk kehidupan kita. (NK).
Doa: “Ajar kami, untuk senantiasa menaikkan pujian dan penyembahan kepada-Mu, agar ucapan syukur menjadi gaya hidup kami, apa pun kondisinya. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
