Kolose 1:9-13
Kolose 1:11. “Dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar.”
Seorang ayah dari anak dengan down syndrome (merupakan kelainan genetik yang berdampak pada keterbelakangan pertumbuhan fisik dan mental) merasa sangat bahagia ketika anaknya akan melangsungkan pernikahan. Di tengah kebahagiaannya, sang ayah menulis surat untuk pengantin baru ini. Surat yang sangat menyentuh sanubari setiap orang tua dan anak.
“Apakah kamu ingat semua hal yang mereka bilang tidak akan pernah bisa kamu lakukan, Jills?” ungkap Paul Daugherty, ayah dari Jillian. Daugherty adalah seorang kolumnis olahraga untuk Cincinnati Enquirer, yang menuliskan surat penuh haru ini. “Mereka bilang, kamu tidak akan bisa naik kendaraan roda dua atau melakukan olahraga. Mereka bilang, kamu tidak akan sekolah hingga di Perguruan Tinggi. Mereka bilang kamu pasti tidak akan menikah. Sekarang…. Lihatlah dirimu…Kamu, adalah orang terbaik dan termanis yang Ayah ketahui…Seseorang yang mampu menjalani hidup dengan penuh empati dan simpati, tanpa intrik atau tipu daya, adalah sosok yang kita semua inginkan. Ini semua menjadi berhasil pada kamu, karena kamulah orangnya.”
Ungkapan yang begitu tulus serta-merta membuat begitu banyak pembaca yang merasa terharu dan tersentuh akan kasih sayang ayah pada anaknya ini. ABC News melaporkan bahwa Jillian, 26, menikah dengan Ryan, temannya selama 10 tahun. Mereka bertemu saat sama-sama bergabung dalam tim sepak bola untuk remaja penyandang cacat. (tabloidnova.com)
“Jika saya berhasil membuat sebuah penemuan yang berharga, hal tersebut lebih merupakan hasil kesabaran saya dibandingkan dengan keahlian lain yang saya miliki,” kata Sir Isaac Newton. Kesabaran manusia dikembangkan melalui kesukaran. Sabar adalah kemampuan untuk bertahan ketika masa sulit. Sabar adalah kapabilitas seseorang untuk menghadapi kesulitan, tantangan dan kendala hidup tanpa mengeluh dan putus asa untuk membangun kehidupan yang positif. Kesabaran kita berkaitan dengan kualitas hubungan kita dengan Allah. (NK).
Doa: “Roh Kudus, kuatkan dan mampukan kami untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan penuh kesabaran. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
