Renungan Harian (24 Juli 2016)

24BELENGGU

Roma 12:1-21

Amsal 19:22. “Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya; lebih baik orang miskin dari pada seorang pembohong.”

Hewan ini adalah hewan yang memegang ukuran dan bobot yang paling Besar. Tetapi pernahkah Anda melihat dengan apakah hewan tersebut agar diikat agar tidak lari? Ya, hanya dengan seutas tali.

Seekor gajah telah diikat semenjak kecil dengan tali yg kuat, yang tidak pernah dia bisa lepaskan, bahkan ia pernah terluka karenanya. Memori inilah yang tertanam di memorinya, sehingga meski ia bertambah besar dan kuat, tetap ia tak mau menarik lagi talinya.

“Gue tuh memang begini sifatnya dari dulu!” atau ”Ya, memang gue bisanya gini.” Sering ya kalimat itu terdengar di masa kini. Tetapi mari kita jujur, bahwa sesungguhnya banyak dari kita”malas” berubah dari karakter kita. Padahal kita tahu itu adalah karakter atau kebiasaan yang buruk, dan bahkan sering membuat kita gagal, tetapi kita terlalu malas untuk berubah.

Tuhan memerintahkan kita untuk berubah oleh pembaharuan budi kita. Saat kita menerima Tuhan Yesus dan dibaptis, semua manusia lama kita telah dikubur. Tinggal bagian kita untuk dengan iman belajar merubah pola pikir dan kecenderungan hati kita.

Satu lagi yang kita dapat pelajari dari seekor gajah adalah bahwa ia adalah hewan yang pintar, setia, disiplin, dan hanya memiliki satu Pasangan dan rela berkorban untuk pasangannya. Mari mulai berubah dengan memiliki kesetiaan pada Tuhan. Ini adalah langkah pertama kita memiliki karakter Kristus.

Doa: “Tuhan Yesus, ajarku setia untuk bertumbuh dalam kasih karunia dan karakter-Mu. Bersama-Mu kami tidak hanya melakukan perkara yang besar bagi orang lain, tetapi juga berubah dari karakter lama kami agar menjadi seperti-Mu. Amin.”

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …